HELOINDONESIA.COM - Setiap orang pasti mengalami begadang, baik itu secara sengaja ataupun terpaksa.
Sebagian orang ada yang harus rela begadang untuk menyelesaikan kerjaannya atau karena alasan lainnya.
Ada juga yang begadang karena sudah terbiasa melakukannya.
Perlu diketahui bahwa sering begadang memiliki efek yang tidak baik untuk kesehatan tubuh.
Hal ini karena kebiasaan begadang akan mempengaruhi waktu istrirahat tubuh dengan cara tidur.
Baca juga: Dang Ike Ungkap Berkah Demo Ridho, Umar, dan Adi di Istana Negara
Waktu tidur yang cukup pada orang dewasa umumnya adalah sekitar 7–9 jam per hari, sedangkan bagi anak-anak perlu tidur selama 10–13 jam setiap hari.
Selain menyebabkan mudah mengantuk dan kelelahan, kurang tidur akibat begadang juga bisa berpengaruh pada kondisi emosi dan psikologis.
Kebiasaan sering begadang pun diketahui dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit.
Berikut dampak buruk akibat kebiasaan begadang bagi kesehatan tubuh.
1. Menurunkan sistem kekebalan tubuh
Sistem imunitas tubuh dapat menurun jika tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat.
Hal ini terjadi karena antibodi dan senyawa sitokin yang berperan dalam melawan bakteri serta virus penyebab penyakit dalam tubuh akan diproduksi selama waktu tidur.
Karena itulah, orang yang sering begadang akan lebih mudah terserang penyakit karena infeksi bakteri dan virus, seperti flu, cacar air, dan lain sebagainya.
2. Memunculkan masalah kulit
Apabila sering begadang, kulit jadi lebih mudah mengalami masalah karena dipengaruhi hormon kortisol yang tinggi akibat kurang tidur.
Selain hormon kortisol yang semakin banyak diproduksi, kurang tidur juga membuat kolagen pada kulit dapat dipecah.
Kolagen adalah protein yang dapat menjaga kulit tetap halus dan elastis.
Begadang dalam beberapa malam akan menimbulkan mata bengkak, jerawat, kulit pucat, garis halus pada wajah, serta lingkaran hitam di bawah mata.
3. Menurunkan konsentrasi
Bahaya dari kebiasaan begadang bagi tubuh yang selanjutnya adalah sulit berkonsentrasi.
Memiliki waktu tidur yang cukup dapat bermanfaat bagi proses berpikir dan belajar.
Kurangnya waktu tidur dapat menurunkan kinerja otak dalam berkonsentrasi, berfikir, dan kemampuan dalam memecahkan masalah.
Baca juga: Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait Tutup Usia Karena Sakit
4. Menigkatkan resiko stroke
Kebiasaan begadang dapat mempengaruhi tekanan darah dalam tubuh.
Saat begadang, tekanan darah menjadi naik sampai terkadang hipertensi dan bila berkepanjangan bisa mengurangi aliran darah ke otak hingga meningkatkan risiko stroke.
Risiko stroke ini bisa meningkat pesat apabila kebiasaan begadang pada malam hari ditambah dengan kondisi stres berlebihan.
5. Penurunan daya ingat
Sistem saraf pusat adalah pusat informasi dari seluruh tubuh manusia.
Tidur diperlukan untuk membuat sistem saraf pusat tetap berfungsi dengan baik.
Selama tidur, otak tetap sibuk dan membentuk jalur memori yang baru, sehingga akan membuat pikiran kita menjadi segar kembali ketika terbangun nanti.
Kebiasaan begadang dapat mengganggu kemampuan untuk berkonsentrasi dan mengingat.
Hal ini dapat berdampak negatif terhadap fungsi memori jangka pendek dan memori jangka panjang.
Jika terus berkelanjutan, maka akan membuat orang menjadi mudah lupa.
Baca juga: Bertemu SBY, Anies Mengaku Dibekali Strategi Untuk Menang di Pilpres 2024
6. Hipertensi
Kebiasaan begadang dapat berefek negatif pada kinerja pembuluh darah.
Hal ini akan menyebabkan tubuh bekerja lebih keras untuk memompa darah ke jantung.
Kondisi ini akan memicu beberapa jenis penyakit seperti hipertensi.
7. Diabetes
Salah satu bahaya begadang yang mengintai banyak orang adalah adanya risiko terkena diabetes tipe 2 meskipun tidak secara langsung berkaitan.
Dilansir dari WebMD, begadang akan mengganggu kinerja insulin di dalam tubuh dan merusak toleransi glukosa.
Akibatnya, mereka yang sering begadang akan memiliki level insulin rendah dan gula darah tinggi, sehingga akan lebih mudah terkena diabetes tipe 2.
Baca juga: Lebih Efektif dan Mudah Digunakan, Begini Cara Penggunaan KB Koyo
8. Gangguan Mental
Tubuh membutuhkan istirahat agar tetap sehat dan dapat berfungsi dengan baik.
Orang yang memiliki waktu cukup untuk tidur dapat lebih berkonsentrasi dan melakukan aktivitas secara produktif.
Kurang tidur dapat mengganggu kemampuan mental dan keadaan emosional.
Hal ini dapat membuat orang bisa berhalusinasi seperti melihat atau mendengar sesuatu yang sebetulnya tidak ada.
Bahkan, kebiasaan begadang dapat menimbulkan penyakit psikologis seperti berperilaku impulsif, kecemasan, depresi, dan Paranoia.
Itulah beberapa dampak buruk dari kebiasaan begadang bagi kesehatan.
Sebaiknya, hentikan kebiasaan begadang dan menerapkan pola hidup sehat agar tubuh kita selalu sehat dan bugar.
