Rahasia Ramuan Madura, Bagian Intim Wanita Paska Melahirkan Bisa Kembali Seperti Perawan

Jumat, 29 November 2024 20:04
Dalam perawatan kecantikan wanita Madura, tidak hanya terfokus pada pemijatan semata. Tapi juga melalui ritual doa agar proses perawatan tubuh hasilnya bisa lebih maksimal. Foto: tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM - Dalam perawatan kecantikan wanita Madura, tidak hanya terfokus pada pemijatan semata. Tapi juga melalui ritual doa agar proses perawatan tubuh hasilnya bisa lebih maksimal.

Perawatan wanita Madura juga bukan cuma dikhususkan pada calon pengantin saja agar di hari sakral tampil cantik, menawan dengan tubuh wangi.

Tapi juga mulai dari remaja, menikah, hamil, wanita yang haid, melahirkan, hingga masa menopouse. Jadi memang perawatan kecantikan wanita Madura ini secara tradisi sudah turun temurun.

Hal itu disampaikan penguji dan pengajara Indonesia Wellness Spa Association (IWSPA) dalam webinar yang diselenggarakan Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) 2024 pada Jumat (28/11/2024).

Baca juga: Jadwal Pekan ke 12 Liga 1 2024-2025, Minggu 1 Desember 2024 : PSIS Semarang vs Semen Padang dan Persija Jakarta vs Persik Kediri

“Jadi dalam setiap perawatan diawali dulu dengan doa. Misalnya, “Baik Ibu sebelum kita lepas kimono, mari berdoa, saya akan menyelaraskan energi
saya dengan energi Ibu dengan cara kita berpegangan tangan, saya akan memulai ya Bu.. Ibu, hari ini kita akan melakukan Micet Madura, tujuannya untuk mencapai tingkat rileksasi yang maksimal. Oleh karena itu saya akan menyalurkan energi saya ke Ibu. Mari kita tarik nafas bersama. Pejamkan mata, tarik nafas, buang.. Tarik nafas…”buang.. Tarik nafas.. buang.. dibuka matanya Bu.. Hari ini saya akan merawat ibu dengan segenap hati saya.. semoga ibu merasakan nya. Untuk itu mohon ibu tidak memegang hp saat perawatan supaya perawatannya benar-benar Ibu nikmati,” ungkap Yoyoh saat memperagakan doa sebelum perawatan Wanita Madura.

Begitu pun setelah perawatan, wanita Madura pun diajak terapis untuk kembali memanjatkan doa.

“Berdoa sesudah perawatan “Ibu, perawatan Micet Madura sudah selesai, terimakasih Ibu mari kita sama-sama berdoa mengucapkan terimakasih pada Tuhan dimana hari ini kita sudah bisa menikmati perawatan Micet Madura. Semoga Ibu tetap terjaga kesehatannya. Mohon genggam tangan saya Ibu, mari kita berdoa bersama…. Amiinn..” tambah Yoyoh R Tambera.

Baca juga: Ganda Putra Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik Melihat Peluang Besar Juarai WTF

Sementara dalam perawatan wanita (bersuami), khusus Kewanitaan, menurut Yoyoh, ada beberapa pantangan yang harus dihindarkan.

Misalnya soal makanan. Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Di antaranya ikan dorang, nanas, semangka, pepaya, pisang hijau, timun, pete, trasi dan rujak.

Selain itu, ada juga perawatan dupa yang ditambah minyak wangi (casablanka) yang dilakukan setiap malam Jumat untuk perawatan organ kewanitaan.

Sedangkan untuk wanita yang sedang mengalami datang bulan atau haid ada perawatan tambahan. Seperti minum ramuan yang terdiri dari sirih, kunyit, sinom, daun asam.

Dikutip dari Prof. Dr. Mangestuti Agil, MS, Apt., jamu yang harus dikonsumsi di antaranya salekarang, sondep. Sedangkan untuk galian rapet 1 x 1 minggu.

Baca juga: Pimpin Wisuda Prabhatar 2024, Ini Pesan Kapolri dan Panglima TNI untuk 1.104 Taruna

Untuk wanita yang sedang hamil biasanya wanita Madura akan Pada saat hamil minum parutan jahe. Sebelum pupak puser minuam ramuan yang terdiri dari beluntas, brambang daun, temulawak diminum sampai pupak puser.

Perawatan setelah melahirkan beda lagi. Wanita Madura akan memakai tapel bengkes dan tapel kacubung.

“Tetapi cara ini sudah jarang dilakukan. Sebab, sekarang memakai tapel dari nasi anget + cuka + asam. Pemakaian tapel selama 40 hari. Memakai “bu abu“. Racikannya terdiri dari abu pawon yang diayak ditambah garam, cuka, asam. Kemudian ditaruh di kain dan diletakkan di bagian intim seperti memakai pembalut, ditekan dengan kaki,” jelas Yoyoh.

Perawatan lainnya setelah melahirkan adalah minum jamu selama 40 hari (1 paket). Manfaatnya agar cepat sembuh paska melahirkan dan bagian intim menjadi kembali seperti perawan.

Baca juga: Jenazah Tenggelam Muncul Sendiri di Tengah Kerumunan Pencarinya

“Secara tradisi, bagi wanita yang tidak tinggal di Madura akan dikirim jamu oleh orangtuanya. Sedangkan, wanita yang tidak punya anak, kemudian memungut anak angkat, maka orang tersebut juga harus minum jamu, tujuannya supaya ASI keluar," tandas Yoyoh.

Berita Terkini