Bandarlampung Expo: Turis Asing Berkunjung, Sampai Kredit Mikro Bunga 0% Disanjung

Jumat, 24 Juli 2026 11:05
CANDID - Bule di Bandarlampung Expo 2026. | Muzzamil/Helo Indonesia HELO LAMPUNG

Penulis Gufron Azis Fuandi
Ustadz

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Hingga hari ke-7 Bandarlampung Expo 2026, Kamis (23/7/2026), mayoritas dari 44 stan lembaga dan 54 tenant UMKM peserta tetap siaga layani pengunjung yang datang ke area even tahunan eksibisi dan promosi produk unggulan dan inovasi daerah, serta pesta hiburan rakyat bagian rangkaian HUT ke-344 Kota Tapis Berseri ini di Graha Mandala Alam, Jl Pagar Alam Nomor 31 (Gang PU) Kedaton, Bandarlampung.

Per dini, multi even setiap hari pukul 10.00-22.00 WIB ini luas disosialisasikan gratis terbuka untuk umum. Namun lantaran kepadatan kehadiran pengunjung cenderung berlangsung di jam-jam prime time seperti bada Ashar hingga bada Isya, selain kru siaga, rerata stan terpantau lentur siasati animo kedatangan pengunjung dalam maupun luar kota. Di jam-jam favorit pengunjung itulah, rerata stan meningkatkan kesiapan ekstra.

Mira, pengunjung asal Gisting, Kabupaten Tanggamus, turut merasakan atmosfernya. Sengaja datang jelang senja, pada Selasa (21/7/2026), ia mengaku excited akan suasananya.

"Bagus, bagus. Interiornya gak kaleng-kaleng. Rapi bersih, estetik, bikin betah. Petugas stannya humble ramah-ramah. Apa yang ditanya, ngejelasin-nya juga simpel, bikin cepet nyambung. Jadi tahu, oh ternyata banyak nih ide-ide baru, inovasi pelayanan publik di Bandarlampung ini," ujar ia, saat dibincangi di area "anti lapar": tenant bazar kuliner.

Selain mengapresiasi program diskon 34,5% pasang baru bagi pelanggan Perumda Air Minum Way Rilau dan memuji inovasi Japri Geh dari Kejaksaan Negeri Bandarlampung, ia yang tampak 'memborong' banyak leaflet dan brosur, saat dicecar apa contoh inovasi dimaksud, juga menyebut satu terobosan program progresif Walikota Bandarlampung Eva Dwiana karib Bunda Eva: kredit modal usaha mikro produktif tanpa bunga. Atau top kredit mikro bunga 0%.

Mira —ternyata mahasiswi S2 kampus negeri ini, takjub. Ia bilang, menjadi keyakinannyi, program itu sejatinya lahir bukan tiba-tiba. "Pasti Bunda Eva telaah dulu, survei dulu, kaji dulu, gak asal basing keluarin kebijakan itu. Pantas aja, wajar kalo Bunda Eva tuh akhirnya suka bener (acap, red) dapet penghargaan ini itu ya. Temen-temen bilang emang nyatanya iya. Itu program keren. Kalo matkul (mata kuliah) nilainya A+ itu bang," sambar ia sumringah ditunjukkan data dari 904 ribu UMKM di Lampung per Juni 2026 terbanyak dari kota ini: 63,5 ribu. Terbanyak di Kecamatan Sukarame.

Pada Selasa malam lalu itu, area expo juga kedatangan dua orang turis asing. Karena tengah tampak sedemikian asyik bertanya-tanya seputar menu kuliner khas ke satu penjaga stan Bazar UMKM halaman depan gedung, pewarta sampai terlewat guna sekadar bertanya identitas dan asal negara kedua turis pria ini. Cuma bisa cekrak-cekrek abadikan.

Sebelumnya, Eko, warga Tanjung Senang, diminta komentar seputar jalannya expo, lain ditanya, lain jawaban. Dia justru beri masukan. "Nggak bang, kalau bisa sampein juga ke Bunda Eva, tahun depan durasi (waktu pelaksanaan, red) exponya lebih panjang. Bikin 10 hari kek atau dua minggu sekalian," jawaban berbeda dia, Senin (20/7/2026) lalu.

Sebab, lanjut Eko, pengunjung yang jeli akan beroleh bukan cuma petikan informasi dan reservasi layanan publik seperti pembuatan e-KTP gratis, layanan kesehatan gratis, info soal tatacara kredit UMKM bunga 0%, serta lainnya. Tetapi juga dapatkan suasana berbeda. "Kesan, itu mahal lho bang," ujar dia filosofis menyebut kata "citra". Public awareness.

Adapun, Minggu (19/7/2026), seorang ibu muda peserta bazar UMKM berharap agar kemeriahan suasana yang benar-benar meriah dalam arti sebenarnya, bisa tercipta di seluruh momen, tak cuma dirasakan momen tertentu misal seperti dari pengalamannyi ikut expo yang acap dia alami, meriah hanya saat momen pembukaan dan penutupan saja.

"Kenapa Om? Ya pengennya sih dari buka sampe tutup rame terus tiap hari. Yang dateng ngalir terus gitu. Imbas ke kami yang jajan juga rame gitu kan," sahut ia sembari ladeni pembeli, kontan mengaminkan begitu turut diaminkan. Wajahnya dan sang suami, wajah pejuang rupiah tulen.

Sudut lain, kru stan yang diobroli tipis-tipis juga beragam komentar. Ada yang menyayangkan stannya tak adakan reward buat pengunjung ulah keterbatasan anggaran. Ada yang memuji kesiapan fasilitas dan layanan pratama Dinas Perdagangan setempat, pelaksana even ini, plus organiser even, Tunggal Kreatifindo. Kru lain bilang pihaknya cukup puas dengan servis EO pimpinan Decky, yang diketahuinya berpengalaman handle multieven lokal bahkan nasional.

Pengingat sebelumnya tahun lalu, sesuai arahan direktif Walikota, Dinas PU setempat kala itu ngebut "kejar tayang" merenovasi gedung megah berdiri ditengah diapit empat bidang pekarangan berciri khas fasad teras berkubah ini.

Gedung aset rampasan negara dari terpidana korupsi yang bersama bangunan lainnya dan dua bidang tanah ber-SHM Nomor 7389/KD seluas 4.224 m² senilai Rp42,9 miliar ini hasil hibah yang diserahterimakan lembaga antirasuah, KPK, ke Pemkot Bandarlampung 12 Desember 2024 via mekanisme Penetapan Status Penggunaan (PSP) dan hibah untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

Selain Walikota Metro Bambang Iman Santoso, Walikota Surabaya Dr Eri Cahyadi turut menjadi saksi kemegahannya pascarenovasi, saat berpidato pembukaan Bandarlampung Expo 2025 bareng Sekdaprov Lampung Dr Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal. Didampingi istri, Eri hadir selaku Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di mana Eva Wakil Ketua I Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah.

Tahun ini, giliran Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Yustam, dan Sekjen Kemendagri putra Lampung Komjen Dr Tomsi Tohir Balaw jadi saksi senada, saat mewakili Mendagri Tito Karnavian berpidato pembukaan Bandarlampung Expo 2026, Jum'at malam pekan lewat.

Bersama Sekdaprov Lampung, tetamu undangan, serta ribuan pengunjung campur baur, mereka menjadi saksi pula saat sahibul hajat, Eva Dwiana melugaskan Bandarlampung Expo 2026 bukanlah sekadar ajang pameran belaka. Tetapi dikemas begitu rupa sebagai showcase capaian kinerja program pembangunan kota memasuki usia 344 tahun ini. Sekaligus dijadikan momentum percepat pembangunan yang berorientasi peningkatan kualitas hidup rakyat kota.

"Usia 344 tahun adalah bukti ketangguhan, kebersamaan masyarakat Bandarlampung. Pembangunan dilakukan, tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat, menyeluruh, melalui sejumlah program prioritas," petikan pidato penegasan Walikota Eva. (Muzzamil)

Berita Terkini