Program Seribu Wajah Disiapkan Jadi Platform Layanan Publik Digital, Fitur AI Tarik Ratusan Pengunjung di Expo 2026

Jumat, 24 Juli 2026 08:16
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandarlampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandarlampung terus mengembangkan Program Seribu Wajah sebagai platform layanan publik berbasis teknologi. Salah satu fitur yang diperkenalkan kepada masyarakat melalui Bandar Lampung Expo 2026 adalah aplikasi Rupa Wajah berbasis kecerdasan buatan (AI), yang telah menarik lebih dari 500 pengunjung sejak peluncurannya.

Kepala Bidang Pemberdayaan E-Government Diskominfo Kota Bandarlampung, Fachrizal, mengatakan aplikasi tersebut menjadi pintu pengenalan Program Seribu Wajah kepada masyarakat. Melalui aplikasi itu, pengunjung dapat mengetahui tingkat kemiripan wajah dengan tokoh publik, seperti artis maupun pahlawan.

"Pengunjung cukup mengisi nama dan nomor telepon, kemudian memilih kategori tokoh yang ingin dibandingkan. Setelah itu sistem akan menganalisis dan menampilkan tokoh yang memiliki kemiripan wajah dengan pengguna," kata Fachrizal, Jumat.(24/7/2026).

Ia menyebutkan, selama pelaksanaan Bandarlampung Expo, aplikasi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Rata-rata sekitar 150 orang mencoba fitur tersebut setiap hari, sehingga jumlah pengguna kini telah melampaui 500 orang.

Menurut Fachrizal, aplikasi Rupa Wajah hanyalah salah satu bagian dari Program Seribu Wajah. Ke depan, platform tersebut akan dikembangkan untuk mendukung berbagai layanan publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara lebih luas.

Salah satu inovasi yang tengah diuji coba adalah sistem pemantauan ketinggian muka air sungai berbasis CCTV dan sensor digital. Sistem tersebut dirancang untuk menyajikan informasi kondisi sungai secara real time sehingga masyarakat dapat mengetahui status aman, siaga, maupun bahaya sebagai langkah antisipasi banjir.

"Kami menggabungkan CCTV dengan sensor ketinggian air yang kami rakit sendiri. Informasi kondisi sungai nantinya bisa diakses masyarakat sebagai upaya mitigasi bencana," ujarnya.

Selain pemantauan sungai, Program Seribu Wajah juga akan dikembangkan untuk menghadirkan layanan digital lainnya, seperti pemantauan lalu lintas, ketersediaan area parkir, hingga pelayanan di organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, dan rumah sakit.

"Saat ini, uji coba sistem pemantauan ketinggian air telah dipasang di kawasan Way Balau, tepatnya di sekitar Jembatan Beton. Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana memperluas pemasangan perangkat ke sejumlah titik sungai lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas," pungkasnya.( Rls/Hajim).

Berita Terkini