Helo Indonesia

Raja-raja dan Keturunannya Merupakan Utusan Tuhan, Begini Penjelasan Pakar Antropologi UI

Minggu, 18 Mei 2025 18:04
    Bagikan  
Sumber manuskrip
Foto: pexels

Sumber manuskrip - Diketahui, kerajaan-kerajaan Yunani di Eropa, mulai dari raja Spanyol dan Portugis sistem medisnya berasal dari Yunani-India.

HELOINDONESIA.COM - Diketahui, kerajaan-kerajaan Yunani di Eropa, mulai dari raja Spanyol dan Portugis sistem medisnya berasal dari Yunani-India.

"India berkembang dengan namanya Ayuverda dari kerajaan Mogul. Di Timur Tengah di kerajaan ada tabib-tabib istana dan sampai sekarang masih ada," tambahnya.

Sejatinya, Indonesia tak kalah dengan India atau Yunani. Di tiap daerah ada tradisi kesehatan dan kebugaran yang berasal dari kerajaan.

"Di Pagaruyung ada Batangeh, di Batak ada Kusuk Batak, di Madura ada So'oso dan lain sebagainya," ujar Antropolog dari UI Dr Jajang Gunawijaya seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Minggu (18/5/2025).

Baca juga: Debat Kandidat, Nanda-Anton Ungkap Strategi Majukan Pesawaran

Secara lisan tradisi kesehatan atau Etnaprana tertulis sedangkan yang berada di masyarakat sekarang secara lisan itu berarti banyak versi-versinya karena

Namun demikian, lanjutnya, meskipun itu berasal dari masyarakat namun sumbernya tetap dari Keraton atau dari kerajaan.

Nah bagaimana kerajaan menjadi sumber dari Etnaprana?

Menurut Jajang, kerajaan tidak hanya sebagai sebuah peradaban pada suatu suku bangsa.

Baca juga: Pemprov Lampung Tegaskan Komitmen Inklusivitas, Gubernur Hadiri Senam dan Jalan Sehat Disabilitas di HUT ke-343 Bandar Lampung

"Di sungai Brantas terdapat kerajaan. Di sisi sungai Citarum juga begitu. Di sana unggul dalam sistem pemerintahan, masyarakatnya secara ekonomi melakukan perdagangan," jelasnya.

Ketika ada jasa-jasa di sekitar perdagangan, ujarnya, maka ada organisasi yang memungut pajak.

"Peradaban pada masyarakat semacam itu tentu harus ada organisasi kekuasaan yang bisa menjaga irigasi yang bisa menjaga perdagangan. Intinya ketika ada perdagangan maka ada organisasi seperti itu ada pajak. Maka ada kelompok yang tidak bekerja dengan menggunakan fisik tapi ada juga yang menggunakan otak," ungkapnya.

Dikatakan Jajang, dengan adanya kerajaan yang berbasis pada perdagangan tentu ada spesialisasi kerja dan ini merupakan pusat pemerintahan lokal atau kerajaan.

Baca juga: Perginya Pria Hebat, Dari Mula Nyeri Hebat di Dada

"Kerajaan ini tentu hidup dari pajak. Jangan lupa bahwa kerajaan itu punya tanah banyak. Sehingga mengacu pada teori kekuasaan Tuhan bahwa alam semesta adalah milik Tuhan," paparnya.

Nah kenapa milik Tuhan? Karena yang langsung pengurus dan yang diutus oleh Tuhan itu adalah wakil-wakil Tuhan. Mereka adalah raja raja dan keturunannya.

"Karena alam semesta adalah teori kekuasaan Tuhan. Kalau menurut teori edukasi bahwa kerajaan timbul karena irigasi ada organisasi yang menjadikan irigasi untuk menjadi sempurna," ucap Jajang

Jadi, sambungnya, perencana ini adalah pemilik raja. "Maka rakyat sebenarnya itu hanya diberikan kekuasaan atau diberikan oleh generasi atau enggak tapi dia hanya kewajiban untuk membayar sewa kepada raja atau kerajaan berupa pajak," tandasnya.