HELOINDONESIA.COM - Era moderen memaksa kita untuk bergerak begitu cepat mengimbangi teknologi yang semakin maju dan berkembang.
Begitu pula dalam perawatan kesehatan dan kecantikan atau Etnaprana. Meski sudah moderen tetap harus memadu padankan filosofi dari zaman leluhur masyarakat Indonesia.
"Jadi modern. Tapi tetap kita bisa menjalankan kehidupan dengan tidak melupakan akarnya," ujar Kepala Bidang Pendidikan Indonesia Wellness Master Association (IWMA) dr Wanarani Aries seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Jumat (18/7/2025).
Jadi, lanjutnya, kalau ketika melihat masyarakat tradisional, kita akan mendapatkan gambaran dekat dengan adat istiadat, kebiasaan dari berbagai Nusantara.
Baca juga: Sempat Bentrok, Pasar Unit II Tuba Kini Sudah Bersih
"Di Indonesia ini banyak sekali adat istiadat warisan leluhur nusantara, mulai dari Sabang sampai Merauke. Beda di Betawi, beda di Jawa, beda lagi di Sumatera dan seterusnya," ujarnya.
Namun berbagai keragaman bangsa Indonesia di saat kini harus menghadapi era moderen dan tetap mempertahankan kekayaan adat istiadat bangsa.
"Sebenarnya moderen itu apa? Ternyata kita mengadopsi nilai-nilai yang baru, terukur sehingga lebih rasional diyakini membawa kemajuan dan kita terbuka menerima ide-ide baru," paparnya.
Dikatakan dr Wanarani Aries, masa sekarang disebut dengan era yang sangat cepat berjalan.
Baca juga: Pulihkan Keuangan Negara 8 Miliar Lebih, Pemkab Ganjar Kejari Pesawaran 3 Penghargaan
"Jaman VUCA ( Volatility (Volatilitas), Uncertainty (Ketidakpastian), Complexity (Kompleksitas), dan Ambiguity (Ambiguitas)," terangnya.
Ditambahkan dr Wanarani Aries, istilah ini digunakan untuk menggambarkan lingkungan bisnis yang penuh tantangan dan
"Agar tidak ketinggalan, ide baru tetap juga berdasarkan adat istiadat dari leluhur," katanya.
Menurutnya, masyarakat tradisional teknologinya terbatas, peralatannya terbatas, termasuk knowledgenya.
Baca juga: Dinas Kominfotik dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Sosial kepada Keluarga Almarhum PTHL
"Kalau di era teknologi modern ini kita pakai produk kecantikan, kedokteran ataupun di dalam perawatan tubuh kita banyak teknologi yang baru kita bisa pakai, komputerize pula," ungkapnya.
Begitu juga dalam pelayanan kesehatan, sambungnya, semakin canggih.
Dia mencontohkan dalam penggunaan vaksinasi, antibiotik berbagai generasi, dan kita pakai terapi sel sekarang ini dan lebih moderen.
"Gaya hidup memang harus healthy lifestyle. Baik tradisional dan moderen. Namun temponya lebih cepat dan efisiensi lebih penting lagi," tandasnya.
