Helo Indonesia

Kangen Band Tak Jadi Bubar, Lansir Lagu: Jangan Bubaran Lagi

Herman Batin Mangku - Hiburan -> Seni Budaya
Senin, 21 September 2026 00:03
    Bagikan  
KANGEN BAND
HELO LAMPUNG

KANGEN BAND - Andika dan Dodhy

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Kangen Band, grup musik asal Lampung, tak jadi bubar. Vokalisnya, Andika Mahesa berhasil merangkul kembali teman-teman seperjuangannya yang membangun grub musik ini dari nol. Bahkan, kejadian tersebut, jadi inspirasi lagu baru mereka berjudul: Jangan Bubaran Lagi.

Kabar mengejutkan bubarnya grup Kangen Band berawal dari unggahan gitaris sekaligus pendiri Kangen Band, Dodhy Hardiyanto, melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (12/9/2026). Para personel Kangen Band terkejut terutama Andika Mahesa yang juga dikenal dengan nama Babang Tamvan.

Beberapa hari kemudian, mereka bertemu dan berpelukan kembali. "Kita sudah tua, bukan bocah, jangan mau digoreng-goreng bajingan, dari sini kita bisa tahu mana yang sayang mana yang gak sayang sama kita," ujar Andika sambil memeluk Dodhy.

Lewat instagram Kangenbandofficial, grup band terkenal ini menjelaskan bahwa setelah melalui diskusi yang panjang, melelahkan, dan penuh emosi, mereka akhirnya sepakat kembali duduk bersama.

"Kami akhirnya menyadari satu hal: Kangen Band bukan hanya tentang kami yang berada di atas panggung. Kangen Band adalah tentang kalian semua yang tumbuh bersama lagu-lagu kami. Karena itu, kami memilih untuk tidak menyerah."

"Dengan segala perbedaan dan kekurangan yang ada, kami sepakat untuk kembali bersama dan melanjutkan perjalanan Kangen Band." Para nitizen yang umumnya penggemar grup band ini ikut menyambut gembira rujuknya Kangen Band.

Minggu (20/9/2026), pukul 16.00 WIN, muncul unggahan rilis baru lagu mereka berjudul "Jangan Bubar Lagi".

Syairnya:

Kita pernah berjalan di taman senja/Di bawah langit jingga/kini suara hujan menggema/Seperti bisik luka yang tak reda

Kita jangan bubaran lagi/Hati ini lelah menanti/Aku ingin damai di sini/Kita jangan bubaran lagi.

Malam dingin menyelimuti ruang/Kata kata tajam terus berulang/Aku lihat bayanganmu di cermin/wajah yang penuh dingin angin/Apakah kau dengar bisikan hati yang bergetar.

Bila ada salah ku mohon maafkan/Jangan biarkan cinta jadi beban/Mari genggam tangan yang pernah hangat/Jangan biarkan semua jadi penat. 

Kita jangan bubaran lagi/Hati ini lelah menanti/Aku ingin damai di sini/Kita jangan bubaran lagi. 2 X (Prapthy)