HELOINDONESIA.COM - Penjaga gawang Persik Kediri Dikri Yusron Afafa diawal kompetisi sempat diragukan kemampuannya hingga sempat terpinggirkan, kini telah menemukan jati dirinya.
Kemampuan Dikri Yusron ter dia asah setiap kali berlatih dan bertanding di dalam kompetisi Liga 1 2023/2024.
Pelatih Marcelo Rospide layak memberikan apresiasi kepadanya, karena pembuktiannya yang mampu membersihkan bola yang menyasar gawangnya.
Baca juga: Kumpulan Lirik Lagu dan Yel-yel Suporter Persikmania, Jayati Persik Kediri Pasti Menang
Bagkan kemampuan pria kelahiran 8 Januari 1995 ini, dibuktikan dengan 15 pertandingan yang dia jalani Dikri Yusron mampu menciptakan cleansheet.
Meski demikian, sejauh ini Dikri Yusro hanya sempat kebobolan satu gol saja dalam lima kali pertandingan yang dijalani Persik Kediri.
Dikri yang masuk lini pertahanan terakhir Persik Kediri boleh diapresiasi karena membuat barisan pertahanan lainnya seperti Hamra dan Anderson sangat kokoh.
Dan acungan jempol pun layak ditujukan kepada sosok Dikri Yusron, yang sejauh ini dia memperlihatkan urusan pertahanan Persik yang bersih dari gol dan tampil prima di bawah mistar gawang Macan Putih.
Baca juga: Persik Kediri Mulai Latihan Ze Valente dan Coach Marcelo Minggu Depan Baru Tiba di Persik
Diawal musim kompetisi kemampuan Dikri memang hanya sebatas sebagai pemain pengganti, karena dalam kesempatan itu dia dalam bayang-bayang Kartika Ajie sebagai kiper utama.
Itu dibuktikan oleh Dikri Yusron yang hanya mampu bermain sebanyak empat kali dari dua belas laga yang sudah digelar Persik Kediri.
Itupun dilakoni Dikri Yusron ketika kiper utama berhalangan karena cedera, namun kini cerita itu terbalik sembilan puluh derajat.
Dalam perjalanan wakti Dikri mampu menunjukkan jatidirinya, menunjukkan kemampuannya menjadi penjaga gawang paling jempol di Persik Kediri.
Tak hanya sampai disitu, ada yang menarik dan langka dari penampilan pria kelahiran Ciamis, Jawa Barat ini, memiliki catatan menyumbang assit pada laga saat Persik melawan PSM Makassar.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Kamis 3 Agustus 2023 Dikri mampu menyumbang satu assist untuk membantu timnya menang 1-2.
Catatan langka yang diberikan Dikri Yusron adalah memberikan umpan yang jarang sekali dilakukan seorang penjaga gawang seperti yang dilakukan Dikri Yusron ini.
Baca juga: Persik Kediri Menunggu Kesembuhan Bek Tengah Hamra Menghadapi Keganasan Bali United
Peristiwa seperti itu bisa dihitung dengan jari, seperti yang pernah dilakukan antara lain oleh kiper Shahar Ginanjar, Miswar Saputra dan Wawan Hendrawan.
Dikri Yusron menjadi penjaga gawang keempat yang mampu memberikan assist kepada Jefinho melalui umpan lambung yang dilepas Dikri Yusron dan disempurkan oleh Jefinho.
Gol ini merupakan gol cepat setelah dua menit sebelumnya Bayu Otto mampu menyamakan kedudukan atas PSM Makassar 1-1, hingga akhirnya Jefinho menambahkan satu gol dan berakhir dengan 1-2.
Kemenangan Persik Kediri ini mampu menjauhkan skuad Macan Putih dari zona degradasi Liga 1 2023/2024 dan peristiwa satu assist menjadi momentum yang selalu diingat di Persik Kediri.
Baca juga: Libur Panjang Persik, Pelatih Marcelo Manfaatkan Liburan Dengan Baik Berikutnya Laga Berat Menunggu
Peristiwa ini sekaligus menjadi peristiwa historik dari Persik Kedisi yang sejauh ini tak pernah mampu mengalahkan PSM Makassar selama 14 tahun.
Terakhir kali Persik Kediri mampu merebut poin penuh dari pasukan Juku Eja adalah pada 16 Desember 2009.
Pasukan Macan Putih saat itu menang 4-0 berkat brace Yongki Aribowo, Patricio Morales, dan bunuh diri OK John.
Atas prestasi yang diraih bersama Persik Kediri, Dikri Yusron mengaku bersyukur hingga saat ini dirinya bisa menjadi pilihan pemain utama.
Baca juga: Bojan Hodak Akui Persik Kediri Lawan Sulit, Marcelo Ingin Putus Rekor 14 Laga Persib Tanpa Kalah
Capain yang didapatkan Dikri sebenarnya tidaklah mudah, karena harus dilalui dengan kerja keras, fokus dengan latihan intensif.
Menurut Dikri latihan adalah menjadi kunci dari pencapaiannya selama ini, latihan dan latihan serta fokus dan konsisten dan tampil maksimal.
"Kalau latihan pemain harus memberikan sepenuhnya, begitu juga ketika bermain juga sama," kata Dikri.
Baca juga: Persik Bermain Imbang Melawan Dewa United 0-0, Suporter Persikmania Muring-muring di Sosial Media
Dikri mengatakan tak ada keinginan lain kecuali tampil dengan sepenuh hati, fokus dan harus tampil bagus disemua pertandingan yang dijalani.
Ia pun berjanji ingin mendukung target yang dicanangkan klub yakni difinis kima besar setelah kompetisi Liga 1 Indonesia 2023/2024 berakhir.
Baca juga: Jika Menang Lawan Dewa Peluang Besar Persik Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Liga 1 Indonesia
Lebih-lebih jika Persik mampu finish empat besar. Dan melaju ke babak play-off. Kalau itu terjadi? “Targetnya ingin membawa Persik juara,” pungkasnya.
Hingga pekan ke-23 skuad Macan Putih berada papan atas klasemen sementara diperingkat 6 besar dengan koleksi 34 poin.
Capaian itu bagi pelatih Marcelo Rospide masih belum cukup karena target Persik Kediri harus mendapatkan kemanangan di laga tersisa Liga 1 2023/2024 dengan target minimal finis di 5 besar di akhir musim. **
