Helo Indonesia

Bersama FIFA WFC, Kairul Anwar Siap Cetak Pesepakbola Pelajar Putri Berkualitas

Sabtu, 22 November 2025 22:00
    Bagikan  
Bersama FIFA WFC, Kairul Anwar Siap Cetak Pesepakbola Pelajar Putri Berkualitas

Kairul Anwar saat hadir di acara peluncuran FIFA WFC di Ambon

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Anggota Executive Committee (Exco) PSSI asal Jawa Tengah, Kairul Anwar, menunjukkan keseriusan dan komitmen guna membangkitkan sepakbola Kelompok Umur di Jawa Tengah.

Salah satu program yang disiapkan adalah menggerakkan ekosistem sepakbola wanita, khususnya pelajar di tingkat sekolah dasar yang kelak dapat melahirkan talenta-talenta baru yang berkualitas dan mengharumkan nama daerah di level nasional.

"Potensi sepakbola putri di Jateng sangat besar. Jadi, sejak usia dini mereka harus kita bina secara baik dan benar serta berkelanjutan agar bisa menghasilkan bibit-bibit pemain berkualitas pada masa depan," ujar Kairul Anwar saat menghadiri peluncuran program FIFA Women's Football Campaign (WFC) di Ambon, Maluku, Sabtu 22 November 2025.

Baca juga: Jafri Sastra Jadi Pelatih Kepala PSIS, Ini Harapan Manajemen

Untuk itu Kairul Anwar yang juga bakal calon Ketua Asprov PSSI Jateng ini, ingin membawa program FIFA Women's Football Campaign (WFC) musim 2025 ke Jateng.

Program tersebut akan melibatkan pemain putri berusia 7 sampai 12 tahun. Mereka akan diberi wawasan tentang ilmu sepakbola dari pelatih berkualitas dari mancanegara.

"Di Jateng, antusias pesepakbola putri sangat tinggi. Saya yakin kalau acara FIFA Women's Football Campaign ini digelar di Jateng, pesertanya bisa mencapai 500 orang," tambahnya.

Kairul yakin program ini bisa membuat pemain muda sepakbola wanita di Jateng semakin memahami dan menambah wawasan tentang sepakbola.

Baca juga: Update Longsor Banjarnegara: Dua Jasad Perempuan Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Dan program ini berbeda dengan program yang ada selama ini yang lebih pada kompetisi atau pertandingan.
Menurut Kairul, program FIFA ini adalah berupa coaching clinic yang diharapkan untuk ikut memperbaiki teknik bermain pemain-pemain muda yang sudah ada.

Sehingga program ini bisa bersifat menyempurnakan kompetisi yang sudah dijalankan beberapa pihak.
''Dengan mengetahui dasar bermain sepakbola yang benar, diharapkan mereka bisa menjadi pemain putri berkualitas pada masa depan," tegas Kairul. (Aji)