Helo Indonesia

Update Longsor Banjarnegara: Dua Jasad Perempuan Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Sabtu, 22 November 2025 21:19
    Bagikan  
Update Longsor Banjarnegara: Dua Jasad Perempuan Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang

Tim SAR gabungan saat menemukan korban tanah longsor di Banjarnegara, Sabtu 22 Novembver 2025. Foto: basarnas smg

BANJARNEGARA, HELOINDONESIA.COM - Pencarian hari ke tujuh atau genap seminggu setelah kejadian bencana alam tanah longsor di Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Basarnas beserta tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan dua korban berjenis kelamin perempuan. Keduanya ditemukan di sektor B di kedalaman sekitar 3 meter.

"Korban pertama diketahui bernama Aminah, 90 tahun, ditemukan pukul 12.15 WIB dan yang satu lagi masih dalam proses identifikasi, tapi secara visual berjenis kelamin perempuan, ditemukan pukul 17.20 WIB," ungkap Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Sabtu 22 November 2025.

Baca juga: Tim dari Jateng Dominasi Tiket Semifinal Hydroplus Junior Badminton Championship Antar-SMA 2025

Ditemukannya kedua korban tersebut tidak lepas dari anjing pelacak yang berhasil mengidentifikasi lokasi korban dan juga keterangan saksi keluarga yang hidup yang memberikan petunjuk ke tim SAR gabungan. Penggunaan alat berat yang mampu secara cepat membuka akses tanah juga mampu mempercepat proses penemuan.

"Dengan ditemukannya dua lagi korban longsor, maka jumlah total yang ditemukan MD sebanyak 12 orang dan yang masih dalam pencarian sebanyak 16 orang," tambah Budiono.

Pelaksanaan operasi SAR di desa Pandanarum Banjarnegara telah memasuki hari ke tujuh. Dan adapun berdasarkan SOP, waktu pelaksanaan sebuah operasi SAR adalah tujuh hari. Namun waktu pelaksanaan operasi SAR dapat diperpanjang apabila ada situasi atau keadaan yang diharuskan operasi SAR diperpanjang.

Baca juga: Serba Bersejarah, Dibalik Kongres Pewarta Foto Indonesia (PFI) 2025

Menurutnya, mengingat sesuai SOP, operasi SAR telah berakhir apabila sudah dilakukan selama tujuh hari. Namun, karena masih ada beberapa yang belum ditemukan dan potensi untuk menemukan korban sangat besar, maka operasi SAR ini kami perpanjangan tiga hari.

''Ini juga sudah menjadi kesepakatan antara Kasatgas, Basarnas beserta tim SAR gabungan, dan juga pihak pemerintah Daerah. Jadi besok operasi SAR akan masih dilakukan dan semoga besok cuaca terang seperti hari ini sehingga korban lain segera ditemukan," pungkasnya. (Aji)