Helo Indonesia

Wali Kota Semarang Dukung Penuh Manajemen Baru PSIS, Tekankan 3 Pilar Sinergi

Selasa, 16 Desember 2025 18:31
    Bagikan  
Wali Kota Semarang Dukung Penuh Manajemen Baru PSIS, Tekankan 3 Pilar Sinergi

Wali kota Semarang Agustina Wilujeng bersama CEO PSIS yang baru, Datu Nova Fatmawati menunjukkan jersey tim Mahesa Jenar

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pemkot Semarang mendukung penuh pada kepemimpinan baru tim sepakbola PSIS. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng secara resmi menyatakan komitmen Pemkot Semarang sebagai mitra strategis untuk mendukung kejayaan klub kebanggaan warga ibu kota Jawa Tengah itu.

Dalam audiensi di ruang rapat wali kota pada Senin (15/12) yang dihadiri CEO PSIS yang baru, Datu Nova Fatmawati beserta Komisaris Fariz Julinar Maurisal dan Ketua suporter Panser Biru, Wareng, Agustina menyebut PSIS adalah aset yang tak ternilai.

"PSIS adalah nama yang sudah sangat ikonik. Dukungan untuk klub ini adalah amanat warga. Pemkot Semarang punya komitmen sejarah mendukung PSIS, di era baru ini kita bangun lagi kepercayaan," kata Agustina.

Baca juga: Kickboxer Jateng Sindhy/Chavella Ditetapkan Raih Perunggu PON 2024 Usai Emas Atlet DKI Jakarta Dicabut

Wali Kota menekankan, kebangkitan tim berjuluk Mahesa Jenar itu hanya bisa terwujud lewat sinergi solid tiga pilar utama: manajemen klub, suporter, dan pemerintah daerah.

Pemkot sendiri menyambut baik kepemimpinan Datu Nova, pengusaha kelahiran kota Semarang yang resmi mengambil alih saham mayoritas PSIS November 2025 lalu. Bentuk dukungan akan dibahas dalam pendekatan lebih komprehensif, termasuk fasilitasi perizinan dan penciptaan iklim usaha kondusif.


"Komunikasi ke semua pihak perlu dilakukan, tujuannya jelas, meredakan ketegangan, bangun komunikasi yang baik, dan pastikan pertandingan seperti laga kandang nanti di Stadion Jatidiri berjalan lancar dan aman,"bebernya.

Baca juga: PSSI Mesuji Gelar Rakor Roadmap Bersama Kadisdik dan PMD

Komitmen ini pun disambut baik Wareng, perwakilan suporter Panser Biru yang hadir dalam audiensi.

"Harapan kita cuma satu: PSIS bertahan di Liga 2 dulu. Posisi kita di paling bawah, jadi harus fokus dulu. Untuk suporter, kami siap dukung dengan sportif dan tidak anarkis. Yang penting ada komunikasi yang baik," ujar Wareng menyampaikan aspirasi akar rumput.

Menanggapi hal ini, Wali Kota juga mengajak suporter untuk bersinergi. "Saya minta bantuan. Suporter harus berusaha mati-matian kasih trust ke manajemen baru. Energi positif kalian bahan bakar utama tim," pesan Agustina.

Visi Jangka Panjang

Lebih dari target jangka pendek bertahan di Liga 2, Wali Kota dan manajemen baru sepakat fokus pada pembinaan berkelanjutan. Penguatan Sekolah Sepak Bola (SSB) di seluruh kelurahan di Kota Semarang akan menjadi prioritas.

"Kita harus jawab, kenapa minim pemain top level lahir dan besar di Semarang? Jawabannya ada di pembinaan usia dini," tegas Agustina.

Baca juga: Kisah Perjuangan Wulan, Fighter MMA asal Rembang Peraih Emas di SEA Games 2025

Kolaborasi dengan manajemen baru diharapkan bisa menciptakan jalur karier jelas dari SSB ke tim utama PSIS, bahkan hingga kancah internasional, untuk mengurangi ketergantungan beli pemain mahal.

Di sisi lain, manajemen baru di bawah Datu Nova menyambut baik dukungan Pemkot Semarang. Mereka menegaskan prioritas utama adalah menyelamatkan klub dari jurang degradasi.

"Target kami realistis, bertahan di Liga 2 musim ini adalah langkah pertama. Kami sadar posisi di dasar klasemen, tapi dengan kolaborasi erat Pemkot dan dukungan suporter tulus, kami yakin bisa bangun fondasi kuat untuk bangkit musim depan," tegas Datu Nova.

Audiensi ini pun ditutup dengan komitmen bersama untuk komunikasi transparan dan berkelanjutan. Sinergi antara Pemkot sebagai fasilitator kebijakan, manajemen sebagai eksekutor profesional, dan suporter sebagai jiwa tim, diyakini jadi formula tepat untuk mengembalikan PSIS sebagai kebanggaan yang menyatukan seluruh masyarakat Semarang. (Aji)