SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - PSIS Semarang gagal meraih satu poin pun, setelah tumbang di kandang sendiri saat menjamu Deltras FC Sidoarjo dalam pekan ke-16 Grup Timur Kompetisi Sepakbola Pegadaian Championship di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu malam 17 Januari 2026.
Dalam laga yang disaksikan 7.050 penonton dan diguyur hujan tersebut, Tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut menelan kekalahan dari Deltras FC dengan skor 0-3.
Baca juga: 1.239 Pelajar Putri Bersaing di MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 2, Skill Peserta Dipuji
Striker Deltras FC, Neville Mbanwei Tengeg menjadi mesin penggedor dan mimpi buruk bagi PSIS Semarang melalui dua golnya pada menit 10 dan menit 83.
Pemain pengganti Kaka Reda Depriadi memperbesar kemenangan dengan gol saat injury time.
Akibat kekalahan ini, PSIS Semarang masih terperangkap di zona degradasi. Tim kebanggaan Kota Semarang itu berada di urutan kesembilan Grup B dengan 8 poin dari 2 kemenangan, 2 seri, dan 12 kekalahan.
Sebaliknya Deltras Sidoarjo berhasil merangsak ke peringkat 4 klasemen Grup B, dengan raihan 27 poin hasil 8 kemenangan, 3 seri, dan 5 kekalahan.
Baca juga: Jembatan Gantung Usia 53 Tahun Melintir Dilalui Mobil di Way Pengubuan Lamteng
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra mengaku kecewa atas hasil laga tersebut. Dia menyebut, selain tampil kurang disiplin, performa pemainnya menurun di babak kedua.
"Pada babak kedua kami sudah tidak bisa mengontrol permainan. Kami coba mencari solusi dengan pemain yang lebih segar, berharap ada pembeda, tapi tak memperbaiki keadaan," tambahnya.
Dia mengatakan, kekalahan ini adalah tanggung jawabnya. Yang kini sedang diperjuangkan, kata dia, adalah bagaimana membawa PSIS Semarang keluar dari zona degradasi. (Aji)
