LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Laga final Piala Dunia (World Cup) 2026 antara Spanyol vs Argentina di Stadion New York New Jersey (MetLife Stadium), East Rutherford, New Jersey, AS, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB, selain diprediksi ditonton 82.566 orang sesuai kapasitas maksimal kursi stadion dan mencatatkan tingkat keterisian mendekati 100%, juga diprediksi analis akan ditonton 6 miliar penonton global mengacu peningkatan pemirsa siaran langsung TV dan platform streaming digital sedunia, 1 miliar lebih banyak dari jumlah penonton global 2022. Termasuk di Indonesia.
Data FIFA yang dirilis sebelum laga tempat ketiga yang dimenangi Inggris, Piala Dunia 2026 sukses mencatatkan rekor kehadiran penonton langsung di stadion tertinggi sepanjang sejarah turnamen setotal 6.665.825 orang, lampaui total gabungan penonton Piala Dunia 2018 dan 2022. Rerata kehadiran mencapai 65.351 penonton per pertandingan dengan tingkat keterisian stadion 99,7%.
Antusiasme luar biasa ini melesakkan fenomena dagang: dynamic pricing menukiknya harga tiket yang diterapkan FIFA. Disitat dari Reuters, harga tiket get-in price (termurah) sehari jelang final nyaris 10 ribu dollar AS. Melonjak 34% dibanding tiga hari sebelumnya, pertanda tingginya demand tiket menjelangnya. Sabtu (18/7/2026) pukul 15.00 waktu Amrik misal, merujuk data layanan pelacak harga tiket TicketData.com, harga tiket termurah 9.627 dollar AS atau dikurskan Rp17.942,45 per dollar AS: setara Rp172,73 juta!

Meski tingginya harga tiket, hingga kebijakan dynamic pricing jua sempat dikecam kelompok suporter sebagai "sebuah pengkhianatan monumental", namun fakta bahwa stadion tetap dibanjiri penonton yang rela merogoh kocek ribuan dolar demi bisa nonton langsung laga favorit.
Atau bayang kekuatiran lain, misal soal format baru 48 tim yang dikuatirkan menurunkan kualitas kompetisi tetapi terbukti tidak terjadi. FIFA impresif mengeklaim catatan rekor jumlah penonton pun dengan atmosfer stadion juga jadi magnitudo utama ini sebagai sebuah keberhasilan.
Data FIFA, sepanjang Piala Dunia 2026 ini tercetak 307 gol dari 103 perlaga dengan rerata 2,98 gol per laga. Tertinggi sejak Piala Dunia 1958 di Swedia rerata 3,6 gol per laga.
Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara Amerika Utara (ketiganya: AS, Kanada, Meksiko sama tumbang di 16 besar) jua mencatatkan kegemilangan performa para superstar dunia sepanjang digelar. Kapten Prancis, Kylian Mbappe, memimpin daftar pencetak gol dengan 10 gol. Ini sekaligus menasbihkan dia pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, total 22 gol!
Disusul kapten "Albiceleste" yang jalani Piala Dunia ke-6 antara lain dengan hattrick ke gawang Aljazair pada laga pertama Argentina, Lionel Messi dengan 8 gol), penyerang eksentrik Norwegia Erling Haaland (7 gol) antara dua gol saat singkirkan Brasil di babak 16 besar, gelandang Inggris Jude Bellingham (7 gol) dan Harry Kane (6 gol).
Dari sisi tim, kejutan datang antara lain dari Tanjung Verde: mampu menahan imbang Spanyol tanpa gol laga pembuka, sedikit buat kalang kabut Argentina diperkuat Messi babak 32 besar sebelum kalah 2-3 melalui perpanjangan waktu. Juga dari The Pharaohs, Mesir: catat sejarah pertama kali lolos ke babak gugur, bahkan sempat unggul 2-0 atas Argentina hingga 11 menit jelang laga usai sebelum takluk. Adapula Curacao: mampu menahan imbang Ekuador 0-0.
Sejumlah kontroversi turut menyesaki linimasa laga. Sebut saja kontroversi terbesar libatka AS: terkuaknya intervensi Presiden Donald Trump menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menunda hukuman skorsing satu laga atas penyerang AS, Folarin Balogun jelang laga babak gugur lawan Belgia. Memantik "keripik pedas", sekonyong koder disambut gempita suporter saat Belgia menang atas AS 4-1.
Kontroversi ini sampai-sampai menyeret prediksi peluang Infantino kembali memimpin FIFA pada pemilihan Presiden FIFA 2027. Walau begitu, kans Infantino dinilai tetap kuat, di mana konfederasi Asia, Afrika, dan Amerika Selatan telah menyatakan dukungan terhadap pencalonannya.
Dibalik itu, menariknya, berbekal sukses penyelenggaraan Piala Dunia 2026, Infantino diperkirakan akan mendorong pembahasan ekspansi lebih lanjut, termasuk kemungkinan menambah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim!
Kini jelang final Spanyol vs Argentina, alias laga ke-104, dilaporkan FIFA bahwa upacara Penutupan Piala Dunia 2026 garapan Balich Wonder Studio ini dijadwalkan mulai pukul 13.30 waktu setempat (EDT) atau Senin (20/7/2026) pukul 00.30 WIB, tepat 90 menit sebelum laga dimulai.
Sederet bintang papan atas dunia lintas entitas, mulai dari dunia musik, perfilman, hingga internet culture dikonfirmasi siap memeriahkan upacara prapertandingan ini. Antara lain, Post Malone, bakal tampil mengisi acara utama (headliner) yang akan mengguncang stadion sebelum laga puncak.
Aktor legendaris Hollywood, Tom Cruise, juga akan berikan penampilan ikonik dan aksi kejutan spesial di atas lapangan. Kreator konten dan streamer sensasional IShowSpeed akan cetak sejarah tampil langsung di panggung final. Pemegang gelar prestasi EGOT, Jennifer Hudson dipercaya bawakan lagu kebangsaan AS, The Star-Spangled Banner. Sedang Laura Pausini, Nicole Scherzinger, dan Robbie Williams akan bawakan lagu "Desire", salah satu lagu tema resmi laga. (Muzzamil)
