Helo Indonesia

Viral, Video Lama Jadi Bukti Hotman Paris Beda Sikap 180 Derajat Usai Jadi Kuasa Hukum Febrie

Satwiko Rumekso - Nasional
19 jam 27 menit lalu
    Bagikan  
Hotman Paris
Sumatra Expres

Hotman Paris - Viral, video lama menunjukkan Hotman mengapresiasi Polisi dan Prabowo tegas kepada korupsi

HELOINDONESIA.COM -Pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea kembali menjadi sorotan publik setelah video lama yang diunggah akun media sosial Sumatra Ekspres pada 19 Juli 2026 kembali viral.

Dalam video tersebut, Hotman memberikan apresiasi terhadap ketegasan Presiden Prabowo Subianto terkait pengungkapan kasus yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Dalam pernyataannya, Hotman menilai pengungkapan kasus tersebut tidak mungkin terjadi tanpa adanya persetujuan atau restu dari Presiden.

Menurutnya, operasi besar-besaran yang dilakukan aparat penegak hukum menunjukkan adanya dukungan penuh dari kepala negara.

Baca juga: Usai Sebut Lu Punya Otak Nggak? Iwakum Desak Hotman Paris Minta Maaf Terbuka

Baca juga: Jampidsus Febrie Ternyata Kesayangan Prabowo, Dugaan Ada Oligarki yang Terganggu

"Sekali lagi, tanpa restu dari Bapak Presiden dan Presiden Prabowo, enggak mungkin kepolisian melakukan penggerebekan atas harta dari Jampidsus di 11 sampai 12 tempat. Itu perlu ketegasan dan ternyata berhasil," ujar Hotman dalam video yang diunggah Sumatra Ekspres, 19 Juli 2026.

Ia juga menyebut kepemimpinan Presiden Prabowo berhasil membuka mata publik mengenai besarnya kerugian negara dan berbagai persoalan di BUMN maupun BUMD.

Bahkan, Hotman menyatakan langkah tersebut merupakan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya.

Namun, sikap Hotman kini menjadi perhatian karena dinilai berbalik arah setelah dirinya resmi menjadi kuasa hukum mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Baca juga: Ayo Rame-rame Dirikan Koperasi Terus Kelola Tambang dan Minyak, Rakyat Sejahtera Bukan Mimpi

Baca juga: Natalius Pigai Terkait LGBT, Sebut 12 Tahun dan Lain lain, MUI Singkat Saja

Dalam konferensi pers pada 16 Juli 2026, Hotman justru menyebut Febrie sebagai sosok yang dibanggakan sekaligus dipercaya Presiden Prabowo karena dinilai berhasil mengungkap berbagai perkara besar.

"Febrie telah berhasil mengungkap sejumlah kasus besar dan menyelamatkan uang negara hingga Rp430 triliun. Saya 25 tahun sebagai pengacaranya Prabowo. Semua perkara besar dia, termasuk adiknya Hasyim, saya yang pegang," kata Hotman.

Hotman mengaku memutuskan membela Febrie setelah mendengar kabar mantan Jampidsus itu ditetapkan sebagai tersangka saat sedang menjalani perawatan di Singapura.

Ia menilai capaian Febrie dalam mengungkap kasus-kasus besar serta pengembalian kerugian negara merupakan prestasi yang belum pernah terjadi dalam sejarah Kejaksaan.

"Itu Rp430 triliun. Lu bayangin coba. Di situlah saya merasa marwah dari klien saya, saya merasa tertantang," tegasnya.

Tak hanya itu, Hotman juga mempertanyakan proses penyidikan yang dilakukan Polri. Ia bahkan meminta wartawan menanyakan langsung kepada Kapolri apakah penyidik telah meminta izin kepada Presiden Prabowo sebelum menetapkan Febrie sebagai tersangka.

"Hei, kenapa enggak nanya Pak Prabowo dulu sebelum melakukan ini terhadap tangan kanan dari yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo?" ucapnya.

Perbedaan pernyataan Hotman dalam dua kesempatan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Publik menilai terdapat kontras antara pernyataannya yang dahulu memuji ketegasan Presiden dalam pengungkapan kasus Jampidsus dengan sikapnya saat membela Febrie Adriansyah sebagai kuasa hukum.***(AdiG)