SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Tim Sepakbola Banteng Jawa Tengah resmi dilepas untuk bertarung dalam ajang bergengsi Kejuaraan Sepakbola Soekarno Cup 2026 yang berlangsung di Jawa Timur, 10–24 Agustus 2026. Mengusung target melampaui pencapaian musim lalu, skuad Jawa Tengah siap tampil all out kendati harus bersaing di grup neraka.
Manajer Tim Banteng Jateng, Masan SE MM., meminta para pemain untuk tetap menjaga fokus dan motivasi tinggi jelang laga pembuka. Dalam turnamen antar-DPD PDI Perjuangan se-Indonesia yang diikuti 16 tim ini,
Baca juga: Demi Generasi Emas 2045, Edy Wuryanto dan Kemendukbangga Ajak Warga Rembang Rencanakan Keluarga
Jateng dijadwalkan langsung melakoni duel sengit melawan Banteng DKI Jakarta pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.
“Saya minta pemain untuk terus menjaga semangat dan motivasi agar siap saat pertandingan perdana,” tegas Masan di sela-sela pelepasan tim di Balai Besar Peningkatan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jateng, Semarang, Minggu 9 Agustus 2026.
Masan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bidang Pemuda & Olahraga mengakui ada beban moral yang dipikul anak asuhnya. Namun, sebagai salah satu barometer kekuatan sepak bola nasional, ia optimistis timnya bisa melangkah lebih jauh dari capaian edisi sebelumnya yang terhenti di babak semifinal usai diadang Jawa Timur.
“Paling tidak kita harus melebihi pencapaian tahun lalu, dan besar harapan kita bisa tampil hingga final,” imbuhnya.
Misi Berat di Grup D
Pada edisi 2026 ini, langkah Tim Banteng Jateng dipastikan tidak akan mudah. Tergabung di Grup D, Jateng dikepung oleh lawan-lawan tangguh, yakni DKI Jakarta, Papua, dan Jambi.
Asisten Manajer Tim, Bagus Suryokusumo, mengakui persaingan tahun ini jauh lebih ketat dibandingkan ajang serupa di Bali tahun lalu. Peta kekuatan lawan dinilai makin merata dengan masa persiapan yang lebih matang.
“Di Grup D semua lawan berat. Ada Papua dan DKI Jakarta yang kita tahu sendiri merupakan gudangnya pemain berbakat. Jambi pun tidak bisa dipandang sebelah mata,” kata Bagus yang juga anggota Komisi E DPRD Jateng tersebut.
Selain persaingan yang ketat, persiapan skuad racikan pelatih Srinanda Yudi Himawan juga sempat terbagi dengan bergulirnya Kompetisi Piala Soeratin Jateng U-17 2026. Pasalnya, sebagian besar pemain harus membela klubnya masing-masing.
Baca juga: Pemilik Sertifikat Garuda Tetap Ikuti Prosedural Masuk Polri
Meski demikian, Bagus tetap optimistis. Skuad Jateng telah merampungkan pemusatan latihan selama 2,5 bulan di Salatiga di bawah komando Srinanda, pelatih yang sukses membawa Hati Beriman FC U-17 beberapa kali menjuarai Jawa Tengah.
“Semangat anak-anak cukup luar biasa dan terus menunjukkan tren positif di beberapa laga uji coba maupun internal game. Saya percaya Mas Nanda mampu membawa tim ini berprestasi,” tutur Bagus.
Dalam melakoni ajang ini, Tim Banteng Jawa Tengah memboyong 25 pemain, yang terdiri dari 22 pemain muda kelahiran 2009 serta tiga pemain senior mengisi kuota khusus, yaitu Moreno, Prasetyo, dan Dani.
Bagus berharap para pemain dapat fokus menatap kompetisi step-by-step. “Saya ingin anak-anak menjalani target secara bertahap, mulai dari fase penyisihan, 8 besar, 4 besar, dan jika ada kesempatan, kita kejar juara,” pungkasnya. (Aji)
