HELOINDONESIA.COM - Laga PSIS Semarang melawan PSS Sleman diwarnai kericuhan hingga terjadi pelemparan kursi ke arah lapangan, Minggu (3/12/2023) sore.
Laga kandang PSIS digelar di Stadion Jatidiri Semarang dengan kemenangan tipis skuad Mahesa Jenar dengan skor 1-0.
Berdasarkan pantauan dari akun youtube Mamyo Football terjadi pelemparan dan saling ejek sesama suporter, adanya mengacungkan jari tengah ke arah suporter lainnya.
Namun isu yang berkembang di sosial media khususnya group facebook PSIS Semarang dalam laga itu ada penyusupan dari suporter Sleman ke dalam stadion Jatidiri.
Baca juga: Desember Kelabu! PSIS Semarang Menghadapi Laga Berat Bulan ini, Bakal Menguras Tenaga
Akun Arjuna Ne Kulonkali mengungkapkan kekesalannya dalam peristiwa itu.
"Seporter sleman ora sopan.. Asxxx kok.. Ngisin isini tok.. Aq sebagai orang semarang yg lahir di jogja.. Sangat malu dengan seporter sleman.. Kalah yo kalah kok ngamuk..," tulisnya.
Terjadinya kericuan suporter hingga berujung sejumlah suporter turun kelapangan, hingga para pemain berlari ke arah ruang ganti.
Beruntung di tengah terjadi kericuhan wasit Rio Permana segera mengakhiri pertandingan, bersamaan dengan laga di masa perpanjangan waktu dan berakhir tinggal beberapa menit.
Baca juga: Kondisi Fisik Evan Dimas Seperti ini, Mampukah Memainkan Peran di Lini Tengah PSIS Semarang
Sejumlah oknum pendukung melakukan pelemparan, bahkan terlihat kursi plastik warna biru di lempar ke arah lapangan.
Dalam laga itu memang terjadi perlawanan sengit dari kedua tim, khususnya pemain PSS Sleman sejak awal pertandingan terus menekan.
Dari hasil data statistik ligaindonesiabaru.com dalam laga itu PSS Sleman berhasil menguasai bola hingga 56 persen.
Baca juga: Tinggalkan Arema FC, Evan Dimas Gabung PSIS Semarang, Hal Menyedihkan dia Ucapkan
Sementara PSIS Semarang sebenarnya bermain cukup efektif dengan akurasi tembakan mencapai 77,78 persen sedang PSS Sleman hanya 20 persen.
Sayang akurasi tembakan yang tinggi itu tidak dibarengi dengan pemanfaatan peluang yang sempurna sehingga tidak menghasilkan gol.
PSIS Semarang juga memiliki 13 total tembakan yang mengarah ke gawang lawan, namun gagal di selesaikan dengan baik, sementara PSS Sleman hanya memiliki 2 tembakan ke arah gawang.
Baca juga: PSIS Semarang Merangsek ke Peringkat ke-3 Usai Bungkam Pendekar Cisadane 4-0
Selama laga berlangsung kedua tim bergantian saling menekan dan saling menyerang hingga pertandingan berlangsung cukup keras.
Kerasnya pertandingan selama laga berlangsung menyebabkan wasit harus mengeluarkan sebanyak 6 kartu kuning.
Tiga pemain PSIS, Alfeandra Dewangga, Giovani Numberi dan Ahmad Buddin mendapatkan kartu kuning sementara tiga pemain PSS Sleman Nur Dianyah, Bayu Setiawan dan Thales Natanael juga mendapat kartu yang sama.
Baca juga: Jinakkan Macan Kemayoran 2-1, PSIS Semarang Amankan Posisi Empat Besar
Sedang gol satu-satunya yang tercipta dalam laga itu terjadi setelah tendangan penalti yang dilakukan oleh Carlos Fortes.
Dimenit ke-45+2, Thales merangkul Fortes untuk menahan di dalam kotak penalti, hal itu dianggap pelanggaran hingga Thales mendapat kartu kuning.
Kesempatan tendangan penalti dilakukan oleh striker PSIS Carlos Fortes sendiri dan berhasil dilakukan dengan sempurna dan babak pertama ditutup dengan kemenangan PSIS Semarang 1-0.
Baca juga: Lawan Persija, PSIS Semarang Ingin Tutup Putaran Pertama dengan Manis
Menjelang pertandingan berakhir di menit ke-79 pemain gelandang sayap PSIS, Taisai Marukawa memiliki peluang yang sangat bagus.
Namun Taisei sedikit terlambat, sehingga berhasil dibayangi pemain belakang PS Sleman, gagal menyarangkan gol.
Di sisi lain Taisai terlalu memaksakan untuk membobol gawang lawan, dengan mengeksekusi sendiri pada posisi yang tidak tepat, sehingga gagal tercipta gol.
Baca juga: PSIS Semarang Tak Ingin Anggap Remeh Persija Jakarta
Mungkin seandainya Taisei tidak egois dan melempar bola ke arah Carlos Fortes atau Gali Freitas yang ada di tengah dan sayap kanan mungkin akan berbeda hasilnya.
Kemudian pada menit ke-90+2 situasi lapangan ricuh, dan terjadi lemparan dari arah suporter, sehingga pemain di bench berlari ke tengah lapangan.
Tak lama kemudian pertandingan diberhentikan, dengan hasil akhir 1-0 untuk kemenangan PSIS Semarang.
Kemenangan ini membuat PSIS berada di papan atas dengan 37 poin dan bersaing bersama Persib Bandung dan Borneo FC.
Sejauh ini Posisi PSIS Semarang di tiga besar klasemen sementara dibayangi Bali United yang memiliki selisih 1 poin atau 36 poin.
Bali United Senin (4/11/2023) bakal bermain melawan Arema FC, jika Bali United berhasil meraih poin penuh posisi PSIS bakal kembali bergesar ke 4 besar.
Namun jika Bali United mendapatkan 1 poin saat melawan Arema, posisi PSIS bakal memiliki poin yang sama. **