SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Gairah sepak bola usia muda di Jawa Tengah benar-benar mengalami tren positif. Di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, gelaran Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 justru mencetak rekor fantastis dengan diserbu oleh 206 tim kontestan.
Ledakan jumlah peserta ini terungkap dalam agenda Workshop dan Managers Meeting yang digelar Asprov PSSI Jawa Tengah sebagai operator kompetisi di Hotel Grasia Semarang, Selasa 14 Juli 2026. Ratusan manajer klub dan akademi dari berbagai pelosok kabupaten/kota tampak memadati ruangan, siap menatap kompetisi akbar ini.
Dari total peserta, kategori U-13 diikuti 79 tim, U-15 sebanyak 95 tim, dan U-17 sebanyak 32 tim. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam penyelenggaraan Piala Soeratin Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Sengkarut Dana Desa Sendangsikucing: BPD Sebut Dokumen RAPBDes 2026 Masih Gelap
Hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Plt Sekretaris Umum Asprov PSSI Jawa Tengah Purwidyastanto, Plt Direktur Kompetisi Setyo Agung Nugroho, Plt Direktur Teknik dan Pengembangan Khusnul Yakin, serta Plt Bendahara Asprov PSSI Jawa Tengah Suyatno.
Bukan tanpa alasan gelaran tahun ini kebanjiran peminat. Lonjakan kuota peserta ini dipicu oleh terobosan berani Asprov PSSI Jateng yang memilih untuk menurunkan biaya pendaftaran dibanding musim lalu demi menjangkau klub-klub akar rumput.
Bahkan, PSSI Jateng menaruh target jangka panjang yang sangat berpihak pada pembinaan: menggratiskan biaya pendaftaran di musim-musim mendatang.
Tak hanya pendaftaran yang murah, format turnamen pun dirancang super efisien. Asprov menerapkan sistem zonisasi berdasarkan kedekatan wilayah demi memangkas habis beban akomodasi dan transportasi klub.
"Walaupun kondisi ekonomi saat ini tidak mudah, antusiasme mereka luar biasa. Kami mengelompokkan tim berdasarkan wilayah terdekat agar biaya yang dikeluarkan peserta tidak terlalu membengkak. Ini pertimbangan krusial kami tahun ini," ungkap Plt Direktur Kompetisi Asprov PSSI Jateng, Setyo Agung Nugroho.
Siap Beri Kejutan
Piala Soeratin Jateng 2026 juga menjadi saksi lahirnya kekuatan baru. Tercatat ada 23 Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi baru yang telah resmi terafiliasi dengan PSSI Jateng dan langsung tancap gas ambil bagian dalam kompetisi musim ini.
Berikut peta kekuatan dan sebaran medan tempur Piala Soeratin Jateng 2026:
Kategori U-13: Diikuti 79 Tim (Terbagi dalam 20 Grup)
Venue Pertandingan: Pati (Stadion Gelora Sukarno Mojoagung), Tegal (Stadion Tri Sanja), Temanggung (Stadion Bhumi Phala), dan Karanganyar (Stadion Angkatan 45).
Kategori U-15: Diikuti 95 Tim (Terbagi dalam 24 Grup)
Venue Pertandingan: Menggunakan lokasi yang sama dengan kategori U-13.
Kategori U-17: Diikuti 32 Tim (Terbagi dalam 8 Grup)
Venue Pertandingan: Pati (Stadion Gelora Sukarno Mojoagung), Banyumas (Stadion Gelora Satria Purwokerto), dan Solo (Lapangan Sriwaru).
Baca juga: Sachrudin: Turnamen Bulu Tangkis Jadi Sarana Perkuat Persatuan Warga Cipondoh
Adapun penunjukan tuan rumah penyisihan ini diputuskan lewat verifikasi ketat setelah nama-nama besar seperti Safin FC Pati, Persika Karanganyar, Persiteman Temanggung, Sebayu FC Tegal, hingga Persibas Banyumas mengajukan diri ke Asprov.
Bukan Sekadar Berburu Piala
Sesuai jadwal, peluit kick-off babak penyisihan hingga 16 besar akan serentak ditiup pada 21 Juli 2026 di masing-masing daerah tuan rumah. Sementara partai krusial babak 8 besar hingga laga puncak final bakal diputar langsung oleh Asprov pada 30 Agustus 2026.
Plt Sekretaris Umum Asprov PSSI Jateng, Purwidyastanto, menegaskan bahwa esensi utama dari membludaknya turnamen ini bukan sekadar urusan angkat trofi juara di akhir musim.
"Kami ingin kompetisi ini benar-benar menjadi ruang bagi para pemain muda untuk menunjukkan hasil latihan mereka. Kesuksesan kompetisi bukan hanya soal penyelenggaraan, tetapi bagaimana kita bisa memetik hasil berupa lahirnya pemain-pemain berkualitas dari Jawa Tengah untuk level yang lebih tinggi," tegas Purwidyastanto. (Aji)