Komenter Mahfud MD Soal Israel dan FIFA Terkait Piala Dunia U-20: Masih Terus Diolah

Selasa, 28 Maret 2023 14:39
Menko Polhukam Mahfud MD.

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM ? Keikutsertaan TImnas Israel dalam Piala Dunia U-20 menjadi ganjalan bagi Indonesia. Sebab, banyak penolakan di Indonesia terhadap kehadiran Timnas Israel di Indonesia. Dan ini memicu reaksi dari FIFA selaku yang punya turnamen Piala Dunia U-20 itu. 

Tapi Menko Polhukam Mahfud MD bersikap keras juga. Mahfud menyatakan hal itu Israel, dia menyatakan Indonesia tidak akan berdiplomasi dengan Israel selama Israel tidak akui Palestina.

?Indonesia takkan berdiplomasi dgn Israel selama Israel tak akui Palestina. Israel adl imprialis,? begitu pernyataan Mahfud MD seperti diunggah dalam akunnya di twitter, @mohmahfudmd, 18 jam lalu.

Di sisi lain Mahfud MD mengatakan, Indonesia berusaha aktif di FIFA. Adapun dengan adanya kondisi penolakan terehadap Israel, dia menyatakan, pemerintah Indonesia kini sedang mencari penyelesaian. Menurut mahfud, masih terus diolah.

?Indonesia kini sdg mencari penyelesaian dari dua prinsip tsb, yakni, Indonesia tdk terima Israel tp ikut aktif di FIFA. Msh trs diolah,? ujarnya di akun tersebut.

Mahfud menyatakan hal itu terkait pemberitaan yang menyatakan Menko Polhukam akan menjamin seluruh peserta Piala Dunia U-20, termasuk Israel, saat berlaga di Indonesia.

Mahfud menegaskan, seluruh aspek telah dipersiapkan rapi dan terkoodinir, baik jalur politik, diplomatik, dan keamanan. 

Pernyataan Mahfud sendiri dalam beita televisi tersebut. Dia memberikan pernyataan kepada media. Namun, dalam unggahan di twitter, Mahfud MD seperti mengkoreksi pernyataannya. Ini bunyi lengkapnya yang ditulis di akun twitter:

?Yg benar, Indonesia takkan  berdiplomasi dgn Israel selama Israel tak akui Palestina. Israel adl imprialis. Tp Indonesia berusaha aktif di FIFA. Indonesia kini sdg mencari penyelesaian dari dua prinsip tsb, yakni, Indonesia tdk terima Israel tp ikut aktif di FIFA. Msh trs diolah,? tulis Mahfud MD (@mohmahfudmd), 18 jam lalu.

Kalau merujuk berita yang ada, FIFA sudah membatalkan drawing Piala Dunia U20 2023 yang sedianya bakal digelar di Bali pada 31 Maret mendatang.

PSSI menyatakan belum mendapat alasan resmi dari FIFA, tetapi penolakan kehadiran Timnas Israel oleh Gubernur Bali Wayan Koster diduga kuat menjadi alasan drawing tersebut ditunda.

Kini, nasib gelaran Piala Dunia U20 sendiri juga masih abu-abu. Di tengah kondisi ini, berembus kabar bahwa FIFA telah menunjuk Peru sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20 menggantikan Indonesia.

Lantas, ada perkembangan lagi, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan, kota Solo siap sebagai tuan rumah pelaksanaan drawing Piala Dunia U-20 setelah Gubernur Bali menolak.

 Gibran menyebut Kota Solo siap menjadi tempat pengganti Bali untuk acara drawing. Namun, pihaknya belum ada perintah dari Pusat. Kalau ada perintah dari Menpora atau kabar dari PSSI, pihaknya menyatakan siap.

FIFA Menunjuk Peru?

Mantan pengurus PSSI, Yesayas Oktavianus dalam podcast Good Radio Jakarta, mengungkapkan penunjukan Peru tersebut untuk menggatikan Indonesia.

Yesayas mengungkapkan, sebenarnya pemerintah Indonesia sudah mendapatkan surat pembatalan dari FIFA. Dan FIFA selaku otoritas tertinggi sepak bola dunia itu sudah menunjuk Peru sebagai tuan rumah pengganti Piala Dunia U-20 2023.

?Sebetulnya, pemerintah Indonesia sudah mendapatkan surat pembatalan itu dari FIFA. Akan tetapi, mereka belum mau muncul untuk memberikan pernyataan kepada rakyat Indonesia,? ujar Yesayas.

 ?Mungkin pemerintah Indonesia sedang melakukan lobi-lobi tingkat tinggi di balik ini semua, sehingga mereka butuh sedikit waktu lagi untuk sampai kepada kesimpulan akhir. Apakah mereka menerima dan menyerah terhadap keputusan dari FIFA itu atau mereka tetap ngotot Indonesia menjadi tuan rumah,? sambungnya. (*)

(A Winoto)

Berita Terkini