Helo Indonesia

Gandeng ITB, Pemkab Temanggung Kembangkan 9 Destinasi Wisata

Sabtu, 12 April 2025 07:39
    Bagikan  
Gandeng ITB, Pemkab Temanggung Kembangkan 9 Destinasi Wisata

Kepala Bappeda Temanggung Hendra Sumaryana. Foto: jatengprov.go.id

TEMANGGUNG, HELOINDONESIA.COM - ‎Pemerintah Kabupaten Temanggung menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk tingkatkan program pengembangkan pariwisata.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) Temanggung Hendra Sumaryana, Kamis 10 April 2025 menjelaskan, ada sembilan destinasi wisata di empat kecamatan yang nantinya dikemas menjadi sebuah paket wisata.

“Jadi ada sembilan destinasi wisata yang nantinya kita kemas menjadi sebuah paket wisata, seperti Situs Liyangan, Candi Pringapus dan Mata Air Umbul Jumprit di Kecamatan Ngadirejo. Kemudian di Kecamatan Parakan itu ada wisata sejarah China Town. Di Kecamatan Bansari ada Embung Bansari, kemudian di Kecamatan Kledung itu ada Wisata Alam Posong, Sigandul View, dan beberapa wisata alam di kawasan Kledung,” katanya, seperti dilansir jatengprov.go.id.

Baca juga: Soal Sejumlah Truk Sampah Berbak Bolong di Semarang, Arwita: Sudah Masuk Bengkel

Dia menyampaikan, dengan dikemas menjadi paket wisata yang mencakup kunjungan ke berbagai objek wisata ini, wisatawan dapat mengenal lebih dekat potensi wisata dan daya tarik yang dimiliki.

“Untuk potensi pariwisata di Temanggung memang sangat strategis sekali. Tentunya dari segi geografis, letak geografis, kondisi alamnya atau tentang kekayaan seni budayanya. Letak strategis, karena Temanggung berada di jalur wisata Borobudur dan Dieng, kemudian daerah lain sangat mendukung dari sisi geografis, dan tentunya ini potensi yang luar biasa untuk dikembangkan,” lanjutnya.

Beri Dampak Ikutan

Dosen Pengampu Studio Perencanaan Pariwisata ITB, Alhilal Furqan menyampaikan, ruang lingkup dalam pengembangan pariwisata ini meliputi perencanaan dan implementasi program pengembangan pariwisata, serta ekonomi kreatif.

“Selain itu, juga pengembangan sarana prasarana dan usaha mikro kecil menengah, kemudian ada juga pengembangan kebudayaan, pemberdayaan masyarakat, serta penataan wilayah dan kota,” jelasnya.

Baca juga: Menteri Nusron Dorong Produktivitas Tanah di Sulteng untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

‎Ia melanjutkan, melalui program kemitraan ini diharapkan dapat memberikan multiplier effect atau dampak ikutan bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Temanggung.
“Kalau terkoneksi, maka semuanya itu akan terhubung satu sama lain dan saling mendukung, karena wisatawan itu tidak hanya berhenti dalam jangka pendek di Temanggung, ada daya tarik lainnya, sehingga kemudian mereka bisa melanjutkan ke titik yang lain,” lanjutnya.

Ditambahkannya, salah satu konsep dari pariwisata itu adalah lama tinggal, sehingga wisatawan lokal, maupun asing bisa tinggal lebih lama di Temanggung. (Aji)