Helo Indonesia

Kabar Gembira, Jalan Pesisir Teluk Lampung Dilebarkan Sepanjang 6 Km

Herman Batin Mangku - Ragam -> Traveling
Selasa, 30 September 2025 06:54
    Bagikan  
BMBK LAMPUNG
HELO LAMPUNG

BMBK LAMPUNG - Sosialisasi pelebaran jalan Pesisir Teluk Lampung (Foto Hajim)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Kabar gembira, Pemprov Lampung akan melebarkan jalan menuju kawasan wisata pantai sepanjang 5 kilometer jalan antara Telukbetung Timur (Kota Bandarlampung) hingga Padang Cerrmin (Kabupaten Pesawaran): Jl. R.E Martadinata,

BMBK Provinsi Lampung mensosialisasi rencana pembangunan jalan mulai tahun 2026 tersebut di halamaan Kantor Kecamatan Telukbetung Timur, Senin (29/9/2025). Mereka yang hadir Kadis BMBK Provinsi Lampung Taufiqullah, Karo Apbang Haris Kadarusman.

undefined

Lainnya, Kepala DLH Provinsi Lampung Riski Sofyan, Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Kota Bandarlampung Wilson Faizol, Kepala BPN, BPKP Lampung, Camat TBT, Lurah Sukamaju,Way Tataan, Camat Telukpandan, Lurah Sukajaya Lempasing, Lurah Hurun Pesawaran.

Pemkot Bandarlampung juga akan terlihat dalam pembangunan untuk melancarkan akses wisatawan menuju destinasi-destinasi wisata di pesisir Teluk Lampung, kata Asisten I Pemerintahan dan Kesra Wilson Faisol.

Pembangunan tersebut untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan akses wisata ke pantai-pantai di kawasan tersebut. Proyek ini akan memperlebar jalan dari 5 meter menjadi 11 meter, dengan detail jalan utama 7 meter dan bahu jalan masing-masing 2 meter.

"Pembangunan jalan tersebut untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi terutama saat musim libur panjang serta meningkatkan akses dan kenyamanan wisatawan," kata Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Kota Bandarlampung Wilson Faizol.

Jalan tersebut akses menuju destinasi pariwisata seperti Pantai Sari Ringgung, Mutun, Kelagian, hingga Pahawang untuk mendukung perekonomian daerah dan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.

Proyek ini direncanakan akan dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung.
Anggaran sekitar Rp100 miliar disiapkan untuk proyek pelebaran ini.

Tahap persiapan dokumen sedang dilakukan agar pelaksanaan bisa dimulai pada tahun 2026. Perbaikan juga mencakup pembenahan drainase untuk menjaga kualitas jalan dan mengatasi masalah hidrologi di area perbukitan.

Pelebaran jalan akan berdampak pada 110 bidang tanah di berbagai kelurahan dan desa sekitar. Proses pembebasan lahan akan dilakukan secara terbuka, diawali dengan musyawarah dengan pemilik lahan sesuai aturan yang berlaku.

Salah satu tantangan adalah kondisi lahan yang bersinggungan dengan permukiman padat dan wilayah berbukit dekat laut, sehingga perencanaan yang matang sangat diperlukan. Ditargetkan, pembebasan lahan selesai akhir 2025 dan pembangunan fisik dimulai tahun 2026. 

Kadis BMBK Taufiqullah dalam sosialisasinya kepada masyarakat dua kecamatan menyampaikan, untuk mendukung pariwisata memerlukan penataan dan pelebaran jalan yang dilalui kendaran dari luar Lampung, apalagi banyak sekarang bukan mobil kecil lagi, namun sudah bus besar.

"Pelebaran jalan bukan hanya melebarkan saja,tapi membutuhkan lahan tambahan, untuk ruas jalan yang dibutuhkan, dan ini bukan sebatas infrastruktur saja,tapi juga menyangkut pertumbuhan ekonomi warga sekitar, tuturnya.

PEMKOT BANDARLAMPUNG

Sementara Asisten I Pemerintahan dan Kesra Wilson Faisol yang mewakili Wali Kota Eva Dwiana mengatakan, Alhamdulillah kita tadi mengikuti sosialisasi rencana Pemprov Lampung kepada masyarakat yang nantinya akan terdampak pelebaran jalan untuk akses lalu lintas ke tempat pariwisata.

"Pemkot Bandarlampung dilibatkan karena ada sebagian jalan kita yang kebagian pelebaran ruas jalan, rencanannya sekitar 3.353 km dari pertigaan SPBU sampai perbatasan pintu masuk Lempasing," katanya, Senin.( 29/9/2025).

"Untuk yang terdampak pelebaran di Kelurahan Sukamaju ada 173 rumah, sedangkan di kelurahan Way Tataan sekitar 49 rumah,namun itu belum kita lihat lagi, kan nanti dibentuk tim persiapan dari Provinsi, Pemkot Kota Bandarlampung,serta Pemkab Pesawaran, ujarnya.

" Warga dua kecamatan sudah sepakat dalam sosialisasi dengan pihak Pemprov dan Pemkot Bandarlampung, terutama mendukung program pelebaran jalan tersebut,jelas Wilson Faisol.

Menurutnya, selama 1 bulan kedepan tim persiapan akan turun ke lokasi untuk mengecek dan mengukur lahan warga, kemudian yang tim teknis akan melihat kontur tanahnya,untuk menyesuaikan beban transportasi.

"Kemungkinan ada perbedaan antarbahu kiri jalan dan bahu kanan jalan, semuanya menyesuaikan kondisi di lapangan," pungkasnya. (Hajim).

 -