HELOINDONESIA.COM - Indonesia adalah negara kepulauan yang dikelilingi lautan dan memiliki kekayaan mangrove yang berperan penting bagi ekosistem pesisir.
Mangrove merupakan jenis tanaman dikotil yang hidup di air payau dan air laut yang memiliki akar yang banyak dan panjang.
Kendati bukan jenis tanaman yang dilindungi, namun mangrove merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan masyarakat pesisir, hingga dijadikan komersial.
Tanaman mangrove menjadi salah satu solusi yang sangat penting dalam mengatasi berbagai masalah lingkungan, terutama kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh rusaknya habitat hewan.
Baca juga: Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Tanda Tangani Raperda Pertanggungjawaban APBD 2022
Berikut beberapa manfaat hutan mangrove bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.
1. Pemberi nutrisi
Untuk lingkungan sekitar, tanaman bakau atau mangrove memiliki nutrisi yang baik.
Pohon-pohon mangrove menjadi sumber nutrisi bagi lingkungannya, yakni memberi kesuburan pada tanah.
Sebab, tanaman mangrove hidup di antara daratan dan lautan. Selain itu, pohon mangrove sangat disenangi oleh ikan-ikan kecil karena bisa dijadikan tempat berlindung dari hewan yang akan memangsanya.
Baca juga: Tak Mau Kalah dengan AI, Google Luncurkan Chat Board Bard
2. Melindungi wilayah pesisir
Salah satu manfaat penting hutan mangrove adalah melindungi pantai dan kawasan pesisir dari abrasi.
Terjangan ombak laut ke wilayah daratan, berpotensi menyebabkan abrasi.
Pohon mangrove memiliki akar yang banyak sehingga berfungsi memperlambat pergerakan air pasang membuat sedimen mengendap keluar dari air kemudian membentuk dasar berlumpur.
Fungsi mangrove dengan akar penyangganya yang kokoh, dapat melindungi kawasan pesisir dari hempasan gelombang pasang air laut.
Baca juga: TMMD Tahap II, Kota Semarang Gencar Keruk Sedimen dan Bersihkan Sampah untuk Antisipasi Banjir
3. Menjaga kualitas air dan udara
Dengan adanya tanaman mangrove yang tumbuh di sekitar pantai, membuat air laut menjadi jernih.
Ini adalah salah satu fungsi mangrove dalam menjaga kualitas air. Kawasan hutan mangrove memiliki fungsi yang dapat menyerap semua kotoran yang berasal dari sampah, maupun kapal yang berlayar di laut.
Pohon mangrove menyerap karbondioksida dan mengeluarkan oksigen sehingga sangat bermanfaat bagi kehidupan.
Baca juga: Ramai di Medsos, Kaesang Pangarep Pakai Kaos Bergambar Ganjar
Selain itu, dengan adanya pohon mangrove, udara wilayah pesisir menjadi tidak begitu terlalu panas.
4. Membantu mencegah pemanasan global.
Pemanasan global menjadi isu penting yang tengah digaungkan saat ini. Sebab, pemanasan global merupakan ancaman serius untuk alam dan manusia.
Pengembangan kawasan hutan mangrove dapat menjadi salah satu upaya untuk mencegah dampak pemanasan global.
Hutan mangrove tak hanya sebagai penopang pemanasan dari perairan laut, tetapi juga berperan dalam mengatasi masalah banjir di kawasan pesisir.
Baca juga: Kumpulan Lirik Lagu The Jakmania, untuk Mendukung Macan Kemayoran Berlaga
Keberadaan hutan mangrove sangat vital dalam menjaga dan mencegah Bumi dari dampak perubahan iklim, selain pemanasan global.
5. Tempat perkembangbiakan biota laut
Hutan mangrove merupakan lahan yang ideal untuk berkembangbiak bagi sebagian besar biota laut seperti ikan, udang, kepiting, dan lain sebagainya.
Tak hanya itu, keberadaan pohon mangrove pun menjadi tempat perlindungan bagi sebagian spesies ikan. Di dalam hutan mangrove memiliki banyak jenis biota laut.
Itulah beberapa manfaat dari hutan mangrove. Perlu diketahui bahwa saat ini hutan mangrove tidak hanya menjadi perhatian pemerintah Indonesia.
Baca juga: Pengemplang BLBI Tak Kunjung Kooperatif, Blacklist Anak Cucunya
Tapi seluruh dunia sedang memperhatikan dan melestarikan pohon mangrove karena bisa mencegah pemanasan global, memproduksi oksigen, dan menahan semakin tingginya permukaan air laut.
