Helo Indonesia

Bahrain Tolak Main di Indonesia, Sebut Ada Pengancaman Bahkan Hak Asasi

Satwiko Rumekso - Ragam -> Trending
Kamis, 17 Oktober 2024 09:13
    Bagikan  
BFA
IG BFA

BFA - Bahrain menolak main di Indonesia

HELOINDONESIA.COM -Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) mengeluarkan pernyataan resmi pada Rabu (16/10) malam setelah merasa terganggu oleh berbagai serangan dari netizen Indonesia. Serangan tersebut berupa ancaman, fitnah, dan penghinaan yang ditujukan kepada BFA serta tim nasional Bahrain setelah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Indonesia.

Berikut adalah pernyataan lengkap BFA yang juga berisi permohonan resmi kepada FIFA dan AFC untuk memindahkan lokasi pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret 2025, dari Indonesia.

Bukan isu 

Baca juga: Jokowi Copot Budi Gunawan dari Kepala BIN atas Permintaan Prabowo

"Pernyataan Asosiasi Sepak Bola Bahrain mengenai perilaku tidak pantas suporter Indonesia terhadap Asosiasi Sepak Bola Bahrain.

Asosiasi Sepak Bola Bahrain telah memperhatikan, dalam beberapa hari terakhir, perilaku tidak pantas dan tidak bertanggung jawab dari suporter Indonesia terhadap Asosiasi Sepak Bola Bahrain dan para pemain Tim Nasional Bahrain, setelah pertandingan tim nasional kami melawan Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Asia AFC untuk Piala Dunia FIFA 2026.

Oleh karena itu, Asosiasi Sepak Bola Bahrain ingin menyampaikan hal-hal berikut:

1. Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA) mengecam keras tindakan tidak bertanggung jawab suporter Timnas Indonesia di media sosial.

Situs web asosiasi, akun media sosial, dan sistem korespondensi elektronik menjadi target penghinaan, fitnah, ancaman, serta upaya peretasan, yang sama sekali tidak dapat diterima dan tidak sejalan dengan tujuan mulia olahraga secara umum, khususnya sepak bola, yang seharusnya menyatukan orang dari seluruh dunia. Komentar ofensif yang ditujukan kepada akun asosiasi, pemain tim nasional, dan pendukung Bahrain tidak mencerminkan nilai-nilai sportivitas.

Terobosan

Baca juga: Amerika Waspada Bahaya Salmonella pada Telur, IPB Punya Solusi Melalui Probiotik

Asosiasi menyatakan ketidakpuasan mendalam terhadap kampanye ini yang tidak sesuai dengan prinsip dan nilai-nilai sportivitas serta tidak mencerminkan kemajuan suatu bangsa.

2. Dalam upaya untuk memastikan keselamatan anggotanya, khususnya tim nasional, Asosiasi Sepak Bola Bahrain sedang berkomunikasi dengan FIFA dan AFC untuk melaporkan perilaku tidak pantas yang diterima oleh asosiasi, serta ancaman dan penghinaan yang dapat mempengaruhi keselamatan anggota tim nasional saat bertanding di Jakarta.

Ibadah 

Baca juga: Cara Mudah Umrah dengan Visa Kunjungan Pribadi di Arab Saudi

Asosiasi akan meminta pemindahan lokasi pertandingan dari Indonesia untuk memastikan keselamatan tim nasional, karena ini adalah prioritas utama, mengingat FIFA dan AFC sangat memperhatikan keamanan tim-tim yang berpartisipasi dalam kompetisi mereka.

3. Asosiasi Sepak Bola Bahrain menyatakan kekecewaannya atas ancaman pembunuhan yang diterima oleh anggota tim melalui akun media sosial mereka. Tindakan tersebut mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap nilai kehidupan manusia.

Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam konteks olahraga dan sama sekali tidak mencerminkan semangat sportivitas yang seharusnya saling menghormati.

Asosiasi menolak untuk mempertaruhkan keselamatan anggotanya, terutama karena tindakan suporter Indonesia tidak dapat diterima dan tidak ada kaitannya dengan sportivitas sepak bola.

Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Bahrain bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi kehadiran lebih dari 2.000 suporter Indonesia di Bahrain dalam pertandingan melawan tim nasional kami. Mereka juga berusaha menyediakan fasilitas yang sesuai, agar suporter dapat masuk stadion sesuai standar dan persyaratan kualifikasi.

4. Meski asosiasi menolak kampanye serangan dan ancaman di dunia maya, mereka akan menggunakan saluran internasional, lembaga hak asasi manusia, serta asosiasi jurnalis untuk menunjukkan potensi risiko yang dihadapi tim nasional. Mereka akan menjelaskan dampak dari kampanye tersebut yang mencoreng arah sepak bola dan nilai sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi."

Demikian pernyataan dari BFA melalui akun Instagram resminya. Mereka menegaskan kekhawatiran mereka atas keselamatan para pemain saat bertanding di Indonesia pada Maret 2025. BFA juga akan mengambil langkah hukum terkait dugaan ancaman yang diterima dari pendukung Timnas Indonesia terhadap Timnas Bahrain.***