HELOINDONESIA.COM -Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa pencopotan Budi Gunawan dari jabatan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dilakukan atas permintaan presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Jokowi menjelaskan bahwa Prabowo menginginkan Kepala BIN yang baru dilantik bersamaan dengan pelantikan menteri-menteri pilihannya pada Senin, 21 Oktober 2024, pekan depan.
Baca juga: Puan Maharani Tegaskan PDIP Tidak Pecah 3 Kelompok, Terkait Isu Kabinet Prabowo-Gibran
"Itu hanya urusan administrasi. Administrasi artinya karena Kepala BIN yang baru ini akan dilantik bersama-sama dengan para menteri pada tanggal 21 Oktober," ujar Jokowi.
Jokowi mebyampaikan hal tersebut setelah meresmikan dua ruas tol di Sumatera Utara, seperti yang disampaikan melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 16 Oktober 2024.
Baca juga: Mantan Istri Ahok Dipanggil ke Kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto
Jokowi juga menekankan bahwa keputusan untuk memberhentikan Budi telah dibicarakan sebelumnya dengan Prabowo.
"Jadi, (pemberhentian) itu dilakukan dan kita juga sudah berdiskusi dengan Pak Prabowo, dan ini atas permintaan Pak Prabowo," kata Jokowi.
Sebagai informasi, Jokowi mencopot Budi Gunawan dari jabatan Kepala BIN ketika masa jabatannya sebagai presiden tinggal beberapa hari lagi.
