HELOINDONESIA.COM -Seorang santriwati berusia 13 tahun di Bangkalan mengalami kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Socah, Bangkalan.
Keluarga korban yang merasa tidak senang dengan tindakan tercela pelaku segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.
Viral sekakigus heboh
Baca juga: Kisah Tragis Sejak SD Hingga Remaja, Perempuan di Sumba Dijadikan Budak Rudapaksa
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bangkalan, AKP Heru Cahyo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa keluarga korban telah melaporkan seorang pria berinisial S (45), yang merupakan warga Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan.
"Benar, kami telah menerima laporan tersebut kemarin malam," kata AKP Heru Cahyo, pada hari Sabtu (26/10/2024).
Menurut pengakuan orang tua korban, tindakan tidak senonoh pelaku terungkap setelah korban menceritakan pengalaman yang dialaminya. Korban mengklaim telah dilecehkan secara seksual hingga tiga kali.
Berita Mayor Teddy
Baca juga: Mayor Teddy Dituntut Segera Mundur Oleh Sejumlah Pihak
Diduga, pelaku telah memaksa korban untuk mendatangi rumahnya. Setibanya di lokasi, korban dibawa masuk ke kamar, di mana pelaku mulai memaksanya untuk mencium.
"Saat ini, penyidik masih melanjutkan serangkaian penyelidikan terkait kasus ini," tambahnya.
Polisi telah mengambil keterangan dari korban dan keluarganya. Selain itu, ada juga barang bukti berupa pesan WhatsApp dari pelaku kepada korban yang berisi ajakan dan ancaman, yang kini beredar di media sosial.
Dalam pesan tersebut, pelaku mengancam akan melakukan tindakan yang lebih serius jika korban tidak memenuhi permintaannya.***