BANJARBARU, HELOINDONESIA.COM - Bukit Kiram kembali akan menjadi pusat perhatian dengan penyelenggaraan Uncle Hard Enduro IV tanggal 9 - 11 Agustus 2024. Ajang ini diselenggarakan oleh Gerombolan Tril dengan dukungan dari Pemprov Kalimantan Selatan dan IOF 2x1 Kalimantan Selatan.
"Setelah sukses besar pada edisi 2019, 2022, dan 2023, Uncle Hard Enduro selalu mendapat perhatian besar dari masyarakat. Inilah alasan yang membuat kami menyelenggarakan edisi keempat," kata Ketua Panitia Uncle Hard Enduro 2024, Dilah Yunani, Rabu (26/6/2024).
Kata Dilah, dengan mengusung tema "Unstoppable," Uncle Hard Enduro 2024 menghadirkan lima kelas kompetisi: Internasional, Nasional, lokal terbuka, 40 tahun ke atas, dan lokal hobi. Ajang ini akan diikuti oleh peserta internasional dari 9 negara, sementara kelas nasional akan diikuti oleh hampir seluruh provinsi di Indonesia.
"Pendaftaran dibuka mulai awal Juli 2024 dan ditutup tiga hari sebelum acara. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui akun Instagram @unclehardenduro.official," jelas Dilah.
Selain lima kelas lomba utama, acara ini juga akan menggelar fun adventure sebagai salah satu cara menikmati Kiram Park dengan berbalut kegiatan olahraga. Trek yang disiapkan kali ini berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, dengan tujuan memberikan pengalaman dan tantangan baru bagi peserta, sekaligus menjadi tontonan menarik bagi masyarakat.
"Kami menjanjikan trek yang memberikan pengalaman dan tantangan berbeda untuk peserta, sekaligus menjadi tontonan menarik untuk masyarakat," kata Dilah.
Dilah berharap penyelenggaraan Uncle Hard Enduro 2024 dapat semakin mempertegas daya tarik Kalimantan Selatan sebagai destinasi wisata petualangan. "Khususnya, agar Kiram Park dapat dikenal sebagai City of Enduro dan menjadi salah satu pilihan utama lokasi sport tourism. Tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga hingga ke level internasional," tutup Dilah.
Dengan trek yang menantang dan berbagai kelas yang dihadirkan, Uncle Hard Enduro 2024 diharapkan dapat menarik lebih banyak peserta dan penonton, baik dari dalam maupun luar negeri, serta memperkenalkan potensi wisata adventure Kalimantan Selatan ke dunia.
