LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM--- - Belum juga puasa, belum juga Lebaran, aneka kue kering produksi rumah kuliner Dapur Female, Bandarlampung, sudah bertebaran mejeng di Chandra SuperStore Tanjungkarang, Selasa (18/2/2025).
Dian Pustika Syarifuddin, founder/CEO Dapur Female sejak 2017 malang melintang di jagat kuliner di Lampung setelah hijrah dari Jakarta usai berhenti bekerja medio 2016 silam ini menginfokan, aneka kue keringnya rerata dibanderol Rp55 ribu per satu toplesnya.
"Rp55 ribu per toples," ujar Dian, Selasa.
Pernah merasakan jatuh bangun usaha, Dian yang menularkan aroma lezat aneka kue produksi handmade-nya ini dari kediaman sekaligus rumah produksinya di bilangan Perum Grha Madu Pesona, Jl Turi Raya Nomor 1 Cluster 3, Tanjung Senang, Bandarlampung tersebut, kini sukses tembus pasar waralaba lokal ternama sejak 80-an itu.
Sehari-hari, Dian juga berjualan di kantin Pemkot Bandarlampung, selain membuka kedai di pekarangan rumahnya, bekerja sama dengan Taxmaco Coffee asal Lampung Barat.
Sejak 2017, pehobi memasak dan membuat kue kering ini banting setir usaha kuliner. Dan seperti testimoni banyak lidah, aneka kue basah/kering, jajanan pasar, hingga menu kuliner Nusantara seperti gudeg bikinannyi disukai para penikmatnya. Nendang nagihnya, ujar mereka.
Sadar pembeli raja pelanggan paduka raja, Dian juga telah melengkapi pelbagai syarat perizinan usaha kulinernyi mulai dari PIRT Dinas Kesehatan, sertifikasi halal, hak atas kekayaan intelektual, hingga izin edar BPOM.
Sadar jejaring, Dian selain langganan tutor kursus dan pelatihan memasak, anggota Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) Lampung, kecabangan organisasi wadah chef profesional dan penggiat kuliner di Indonesia dirian 2017 ini juga merupakan Sekretaris Bidang UMKM-IKM DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung. (Muzzamil)
