Helo Indonesia

Pemkot Bandarlampung Gelontorkan 31 Mobil Operasional Puskesmas, Eva: Jangan Ada Lagi Keluhan Pelayanan

1 jam 2 menit lalu
    Bagikan  
Pemkot Bandarlampung Gelontorkan 31 Mobil Operasional Puskesmas, Eva: Jangan Ada Lagi Keluhan Pelayanan

Wali Kota Eva Dwiana Serahkan 31 Unit Mobil Avanza Untuk Kapuskes Se-kota Bandarlampung.( Hajim).

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM-Pemberian 31 unit mobil Avanza type G untuk operasional kepada Kepala Puskesmas oleh Wali Kota Bandarlampung. Bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat agar lebih optimal, cepat, dan merata, serta mempermudah mobilitas kapuskes.

Diberikannya mobil tersebut diharapkan Eva Dwiana dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di bidang kesehatan.

" Sehingga kedepan tidak ingin mendengarkan adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan. Lapangan sangat dinamis, mobilitas tenaga kesehatan harus didukung agar tidak ada lagi kendala jarak atau waktu dalam menangani keluhan warga," katanya,Jumat.( 8/5/2026). dihalaman Pemkot Bandarlampung.

" Dalam kesempatan ini, saya menitipkan beberapa pesan penting kepada para Kepala Puskesmas penerima kendaraan operasional.Pertama, tingkatkan responsivitas," ujarnya.

" Gunakan kendaraan ini untuk menjemput bola. Jangan hanya menunggu di kantor, tetapi turunlah langsung ke tengah masyarakat. Pastikan program kesehatan tersampaikan hingga ke gang-gang sempit di Bandarlampung," tuturnya.

" Kedua, rawat dengan amanah. Kendaraan ini dibeli menggunakan uang rakyat. Saya minta aset ini dijaga, dirawat, dan digunakan sesuai dengan peruntukannya demi kepentingan dinas dan pelayanan publik," terangnya.

" Ketiga, perkuat sinergi. Jadikan fasilitas ini sebagai penyemangat untuk meningkatkan koordinasi antarwilayah dan mempercepat sistem rujukan ke rumah sakit daerah," terang Eva Dwiana.

Semoga dengan hadirnya armada baru ini, indeks kesehatan masyarakat kita semakin meningkat, serta angka stunting dan penyakit menular lainnya dapat ditekan semaksimal mungkin.

" Dan Bandarlampung harus menjadi contoh kota yang sehat, kuat, dan mandiri,serta bebas Stunting,TBC,apalagi mobil-mobil Pusling,dan Puskekel selalu standbay jika untuk pelayanan," tutup Eva Dwiana.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Temenggung menjelaskan, kendaraan operasional tersebut diberikan agar kepala puskesmas dapat lebih leluasa melakukan koordinasi dan turun langsung ke lapangan tanpa mengganggu layanan ambulans maupun puskesmas keliling.

“Selama ini kepala puskesmas sering menggunakan mobil ambulans atau Pusling untuk koordinasi ke kecamatan, kelurahan maupun ke dinas. Dengan adanya kendaraan operasional ini, layanan Pusling tidak terganggu dan kinerja puskesmas bisa meningkat,” ujarnya.

"Pemberian mobil ini untuk meningkatan mobilitas kepala puskesmas mendukung percepatan penanganan penyakit menular seperti TBC dan HIV, serta penurunan angka stunting di Bandarlampung," ucapnya.

" Untuk pengadaan kendaraan tersebut, Pemkot Bandarlampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,7 miliar dengan sistem sewa selama satu tahun," jelas Muhtadi.

“Rp2,7 miliar untuk 31 unit mobil dan semua biaya perawatan ditanggung pihak ketiga. Pemerintah hanya menanggung BBM,” tambahnya.

" Target eliminasi TBC di Bandar Lampung mengikuti target nasional pada tahun 2030.
Harapan kita pada tahun tersebut angka TBC sudah menurun drastis,” tandasnya.( Hajim).