✕

Daya Beli Masyarakat Tangsel Menguat, Pemkot Stabilkan Harga dan Dorong Peran UMKM

Rabu, 16 Oktober 2024 20:42
Pemkot Tangsel selalu menjalankan strategi khusus melalui promosi digital, pelatihan, dan akses pembiayaan, dengan berkolaborasi bersama sektor swasta. Ist

HELOINDONESIA.COM - Daya beli masyarakat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menunjukkan tren positif meski dihadapkan dengan tantangan inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Tangsel Ucok Siagian mengatakan, meskipun inflasi tahunan pada 2024 mencapai 2,15 persen, ekonomi lokal tetap bergerak dinamis, terutama berkat peran aktif sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan langkah strategis dari pemerintah daerah.

"Kondisi daya beli masyarakat di Tangerang Selatan saat ini menunjukkan tren positif, meski dipengaruhi oleh dinamika inflasi dan harga barang kebutuhan pokok," ujar Ucok dari keterangan yang didapat, pada Rabu (16/10/2024).

Baca juga: Fenomena Jaksa Agung Burhanuddin 

Menurut Ucok, daya beli masyarakat di Tangsel tetap kuat, meski ada dinamika harga kebutuhan pokok. Ini tak lepas dari kontribusi sektor UMKM yang semakin berkembang dan inisiatif pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Tidak hanya itu, UMKM juga berperan penting dalam menggerakkan roda ekonomi lokal, dengan berbagai program pendampingan, pelatihan, serta akses pembiayaan yang diberikan Pemkot Tangsel.

Pasalnya, faktor ekonomi lokal yang memengaruhi daya beli masyarakat antara lain adalah inflasi yang relatif terkendali, peran sektor perdagangan dan jasa yang kuat, serta pertumbuhan pesat sektor UMKM.

Baca juga: GSI SMP Tingkat Nasional 2024: Wujud Nyata Kemendikbudristek Dukung Pemajuan Sepakbola Nasional

"Perkembangan infrastruktur dan digitalisasi ekonomi juga menjadi pendorong utama yang membantu menggerakkan aktivitas ekonomi di daerah," jelasnya.

Akan tetapi, meski inflasi di Tangsel cenderung stabil, beberapa komoditas pokok seperti beras dan daging masih menjadi perhatian utama pemerintah, terutama menjelang akhir tahun.

Untuk meredam gejolak harga bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat, Pemkot Tangsel telah melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan menggelar bazar murah dan memperkuat digitalisasi layanan publik.

Baca juga: Pemilihan Ketua Mahkamah Agung RI: Prof. Dr. Sunarto Terpilih Secara Aklamasi

"Selain itu, kita juga melakukan digitalisasi layanan publik dan perdagangan juga diperkuat untuk meningkatkan efisiensi dan akses masyarakat terhadap produk yang lebih terjangkau," kata dia.

Untuk memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok lokal maupun nasional, Pemkot Tangsel selalu menjalankan strategi khusus melalui promosi digital, pelatihan, dan akses pembiayaan, dengan berkolaborasi bersama sektor swasta.

"Dengan strategi ini, UMKM diharapkan dapat terus bertahan dan membantu menjaga daya beli masyarakat," pungkasnya.

Baca juga: Bagi Pecinta Produk Kecantikan Berbahan Alami, Pilih Jenis Masker dengan Kandungan Mugwort

Melalui upaya kolaboratif ini, Tangerang Selatan diharapkan mampu mempertahankan kestabilan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meskipun tantangan inflasi dan harga kebutuhan pokok terus dihadapi.

Berita Terkini