The Shadow Strays Film Indonesia Trending di 85 Negara di Netflix

Rabu, 23 Oktober 2024 20:20
Aurora Ribero memainkan karakter Agen 13 Netflix

HELOINDONESIA.COM - Film-film besutan sutradara Indonesia terus menyita perhatian publik global. Film The Shadow Strays garapan Timo Tjahjanto masuk daftar Global Netflix Top 10 Films Non English pada 6 hari penayangannya, sejak dirilis pada 17 Oktober 2024.

Menurut data Netflix periode 14-20 Oktober 2024, film The Shadow Strays telah ditonton sebanyak 10,6 juta kali selama minggu pertama perilisannya. Perolehan itu membuat film yang dibintangi Aurora Ribero itu berada di peringkat 2 dalam daftar Global Film Non-English di Netflix.

Posisi The Shadow Strays berada di belakang film Polandia, Justice, yang memuncaki daftar lantaran telah ditonton 10,8 juta kali di Netflix. Meski demikian, posisinya mengungguli dua film lainnya yakni Uprising dari Korea Selatan yang ditonton sebanyak 8,3 juta kali, dan film Filipina, Outside, dengan 8,1 juta views.

Selain itu, film The Shadow Strays juga masuk dalam daftar Top Netflix 10 Film di 85 negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Inggris, Jerman, Spanyol, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, dan Indonesia.

Baca juga: Viral Video Mobil Diduga Rem Blong Tabrak Tukang Parkir dan Pemotor di Temanggung

Mengusung genre crime-saga, film The Shadow Strays bercerita tentang seorang pembunuh muda yang keluar dari sebuah organisasi pembunuh bayaran, untuk menyelamatkan seorang anak laki-laki dari cengkraman gangster yang sangat kejam dan berbahaya.

Kisahnya bermula ketika seorang pembunuh bayaran muda bernama 13 (Aurora Ribero), yang diasingkan dari masa lalunya dan dilatih keras untuk menjadi pembunuh andal. Dia merupakan salah satu anggota agen pembunuh rahasia terkenal bernama The Shadow.

Suatu hari, 13 gagal menyelesaikan misinya di Jepang. Hal itu membuatnya diusir oleh sang mentor, Umbra (Hana Malasan), ke Jakarta sebagai masa percobaan disiplin. Namun, saat bersembunyi di daerah kumuh Jakarta, 13 justru tak sengaja bertemu dengan seorang anak laki-laki yang tengah berkonflik dengan sebuah sindikat kejahatan.

Hal ini membuat 13 gelisah dan memberontak hingga melibatkan dirinya dalam sebuah pertarungan sengit. Memicu serangkaian pertempuran berdarah yang mewarnai kota Jakarta, sekaligus memantik kemarahan manajemen The Shadow yang terkenal kejam.

Baca juga: Pejabat Pemkot Balam Akan Digugat Citizen Lawsuit oleh AMPBL

The Shadow Strays menjadi proyek ketiga Timo Tjahjanto bersama Netflix. Sebelumnya, dia juga menggarap film The Night Comes for Us dan The Big 4, yang masuk dalam daftar Netflix Global Top 10 Non-English Films di 65 negara.

Timo mengatakan The Shadow Strays merupakan film garapannya dengan proses produksi tersulit. Hal ini dikarenakan filmnya yang menampilkan adegan panjang nan dramatis di gudang, dengan berbagai jenis laga, dari kejar-kejaran mobil, tembak-tembakan, hingga pertarungan tangan kosong.

Adapun, proses syutingnya dilakukan di sebuah gudang selama 12 malam, diakhiri setiap kali matahari mulai terbit. “Energi di malam hari rasanya berbeda dari di siang hari, dan gudang tersebut penuh dengan nyamuk dan debu," kata Timo.

Film The Shadow Strays menjadi momentum perdana bagi aktris muda Aurora Ribero membintangi film laga, dan didapuk sebagai karakter utama. Sebelumnya, dara berusia 20 tahun ini lebih sering membintangi film-film drama dan komedi seperti Like & Share (2022), Ali & Ratu Ratu Queens (2021), Warkop DKI Reborn 3 (2019), dan Susah Sinyal (2017).

Aurora mengatakan karakter 13 yang diperankannya merupakan sosok tangguh berhati lembut, yang ingin sekali dicintai dan disayangi. Di cerita ini, 13 mengalami krisis eksistensial dan mencoba untuk menemukan tujuan hidupnya.

"Walau 13 memandang Umbra sebagai figur seorang ibu, hubungan mereka sangat kompleks. Umbra mengajarkan 13 untuk menjadi pembunuh berdarah dingin, dan 13 harus melakukan banyak sekali hal untuk membuat Umbra bangga. Di saat yang sama, 13 mendambakan cinta Umbra," katanya.***

Berita Terkini