Helo Indonesia

Musim Lebaran 2025, Kunjungan Wisata Ke Way Kambas Tiga Ribu Wisatawan

Annisa Egaleonita - Hiburan
Senin, 7 April 2025 15:26
    Bagikan  
Musim Lebaran 2025, Kunjungan Wisata Ke Way Kambas Tiga Ribu Wisatawan

Pengunjung Way Kambas

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Musim lebaran tahun ini, jumlah kunjungan wisata ke Taman Nasional Way Kambas (TNWK) sekitar tiga ribu pengunjung. Jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya.

Humas Balai TNWK Sukatmoko mendampingi Kepala Balai Zaidi mengatakan, musim lebaran tahun ini, jumlah wisatawan yang datang ke kawasan penangkaran puluhan gajah jinak itu sekitar tiga ribu. Jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya baik sebelum covid atau dibuka kembali pada 2023 lalu.

undefined

Pengunjung memadati kawasan tersebut saat lebaran ketiga hingga Minggu (6/4). Ribuan pengunjung tak hanya berasal dari daerah itu, tapi sebagian berasal dari luar kabupaten. Sedangkan wisatawan asing hanya ditemukan satu wisman asal Amerika.

Penyebab menurunnya wisatawan baik domestik atau manca negara diantaranya saat ini di kabupaten itu terdapat beragam tempat wisata seperti wisata pantai serta wisata water boom atau kolam renang.

Selain itu, di taman nasional seluas 125 hektar lebih itu hanya menawarkan wisata edukasi seperti ikut memandikan gajah jinak, memberi pakan gajah serta menyusuri hutan dengan menyewa kendaraan bak terbuka jenis jeep. "Yang ada saat ini cuma wisata edukasi seperti ikut memandikan dan memberi pakan gajah. Tidak ada atraksi dalam bentuk apapun,"kata Sukatmoko.

Untuk bisa masuk ke kawasan taman nasional, pengunjung dikenakan tarif Rp30 ribu dan biaya parkir mobil atau sepeda motor sekitar Rp5 ribu. Sedangkan untuk wisata susur hutan, pengunjung dikenakan biaya sekitar Rp100 ribu per orang. "Semua tarif yang ditetapkan, kita mengikuti peraturan pemerintah,"tegas Sukatmoko.

Selain musim lebaran atau libur nasional lain, kawasan Way Kambas terbuka untuk umum pada hari biasa. Setelah membayar tiket masuk, pengunjung dapat langsung menggunakan kendaraan hingga tempat tujuan.
"Pengunjung nggak perlu transit. Setelah bayar tiket bisa langsung ke area wisata," pungkas Sukatmoko.
(Khairuddin)