Helo Indonesia

Gegara Menteri Asal Nasdem Korupsi BTS Rp 8 Triliun, Satelit Seharga Rp 20 Triliun ini Mangkrak di Luar Angkasa

Sabtu, 3 Juni 2023 21:19
    Bagikan  
Satelit, Satria 1,
Foto: tangkapan layar

Satelit, Satria 1, - Satelit Satria-1 seharga Rp 20 triliun seharusnya bisa mengangkasa di pertengahan bulan Juni 2023 ini.

HELOINDONESIA.COM - Tindakan korupsi yang dilakukan Menkominfo Johnny G Plate tidak hanya merugikan negara sebesar Rp 8 triliun saja.

Tapi, akibat nyolong uang rakyat itu, menteri asal Partai Nasdem tersebut membuat Satelit Satria-1 bakal mangkrak tak berguna.

"Pertengahan bulan Juni ini seharusnya Kominfo meluncurkan satelit Satria-1. Sebuah satelit multifungsi dengan harga lebih dari Rp 20 triliun," kata Sigid Widodo, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) seperti dikutip dari video yang diunggah PSI pada Sabtu (3/6/2023).

Baca juga: Evakuasi Selesai, Korban Tewas Kereta di India Bertambah Jadi 288 Orang

Sigid yang mendapat informasi dari BAKTi Kominfo itu,  yang Rp 10 triliun untuk pembangunan BTS 80%nya membuat Menkominfo Johnny G Plate memakai rompi merah muda di Kejaksaan Agung.

Bagaimana kabar satelitnya?

Kabar terakhir, kata Sigid, satelitnya sudah jadi dan seharusnya pertengahan Juni ini Satria-1 sudah diluncurkan menggunakan roket Falcon-9, Space X nya Elon Musk.

Menurutnya, satelit ini memiliki spesifikasi HTS (High Throughput Satelite). Sebuah satelit yang bisa mengirimkan data besar dengan kecepatan tinggi.

Baca juga: Dengan Cara-cara Berikut Ini, Ponsel Lama Anda Akan Jadi Terlihat Seperti Baru Terus

 "Kalau Satria-1 sudah mengangkasa, akses 3 T, Terdepan, Terpencil dan Tertinggal harusnya sudah melesat," ungkapnya.

Menurut BAKTI Kominfo, sambung Sigid, satelit ini mampu memberikan fasilitas sambungan  internet di 150 ribu layanan publik. 

Seperti fasilitas pendidikan, pemerintahan daerah, administrasi pertahanan keamanan dan kesehatan.

Masalahnya, satelit Satria-1 ini satelit Geostasioner orbit tinggi yang tidak bisa langsung diakses menggunakan perangkat mobile.

Baca juga: Dengan Cara-cara Berikut Ini, Ponsel Lama Anda Akan Jadi Terlihat Seperti Baru Terus

Dari satelit ini akses harus disalurkan melalui Base Transceiver Station (BTS) untuk bisa mencapai perangkat mobile kita.

Bagaimana dengan ribuan BTS yang tidak berfungsi lantaran dikorupsi Menkominfo? Satelit Satria-1 nyambung ke mana? 

"Kasihan banget satelit Satria-1 ini sendirian di ruang angkasa tanpa bisa berhubungan dengan ribuan BTS yang seharusnya siap menyambut koneksi datanya di bumi," ujarnya.

Jadi, menurut Sigid, kerugian negara bukan cuma Rp 8 triliun, tapi puluhan triliun buat beli satelit ini juga terancam terbuang sia-sia.

Baca juga: Bawaslu Lamsel Diintruksikan Investigasi Deklarasi Ganjar di Sekolah

Apalagi, satelit ini cuma efektif berfungsi selama 15 tahun.

"Jadi korupsi selalu membawa kerugian dan kesengsaraan terutama bagi rakyat miskin dan tertinggal yang terampas hak-hak dasarnya, termasuk hak untuk mendapat akses telekomunikasi dan informasi," tegas Sigid.