SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Siapa bilang usia kepala enam meredupkan semangat? Buktinya, sekitar 80 alumni SMP Negeri 5 Kota Semarang angkatan 1977 yang tergabung dalam komunitas Aspema 77, sukses bikin heboh dengan acara Halal Bihalal di hotel kawasan Jalan Rinjani Semarang pada Sabtu 18 April 2026.
Momen halal bihalal ini bukan sekadar kumpul bocah tua, namun telah bertransformasi menjadi mesin waktu yang membawa mereka kembali ke era 70-an dengan cara yang sangat berkelas dan penuh energi.
Baca juga: Wonderkid JPE Menggila, Tampil Juara Putaran Dua Proliga 2026 Usai Libas Phonska Plus
Acara ini sekaligus menjadi ajang reuni temu kangen dan saling bermaafan pada hari terakhir bulan Syawal.
Para anggota Aspema 77 menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka datang dari berbagai penjuru Pulau Jawa. Dengan mengenakan seragam beraneka corak warna-warni, para alumni menghadirkan suasana hangat yang langsung terasa sejak awal hingga akhir acara, diiringi cerita-cerita masa lalu yang kembali hidup.
Ketua Panitia, Sigit Pramono, menekankan bahwa pertemuan ini adalah syukur atas napas panjang persahabatan mereka.
“Kita semua telah menjalani kehidupan masing-masing selama hampir lima dasawarsa. Ini adalah momen berharga untuk kembali mengenang masa-masa indah saat kita bersama di bangku SMP, juga untuk momen kebersamaan, jaga silaturahmi dengan saling bermaafan", ujarnya.
Salah satu alumni, Lilik Kelana Putri, mengungkapkan rasa harunya.
Dia menilai momen Halal Bihalal ini menjadi kesempatan untuk saling memaafkan sekaligus mengenang masa sekolah yang penuh kesederhanaan pada era 1970-an. Ia juga mengingat bagaimana para siswa saat itu terbiasa berjalan kaki saat berangkat dan pulang sekolah.
"Ternyata asyik juga ya dulu kita berjalan kaki puluhan kilometer. Waktu itu angkutan umum dan kendaraan pribadi masih jarang, jadi kita terbiasa jalan kaki," kenangnya dengan nada haru namun bangga.
Baca juga: Pengajian di Sinar Jawa Tanggamus, Ini Isi Tausiah Ustad dan Pidato Kakonnya
Ketua Aspema 77 Semarang, Widodo Irianto, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga mempererat kembali tali persahabatan yang telah terjalin sejak masa sekolah. Ia menambahkan, banyak alumni berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin pada tahun-tahun mendatang.
Uang Dolar AS
Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pembagian doorprize yang berlangsung meriah. Panitia membagikan berbagai hadiah menarik, mulai dari peralatan rumah tangga, suvenir kenangan, telepon genggam, hingga hadiah uang dolar AS kepada para alumni yang beruntung.
Suasana semakin semarak dengan tawa dan sorak-sorai setiap kali panitia mengumumkan nama pemenang.
Panitia juga menyulap acara ini seperti pesta dengan ragam permainan interaktif dan line dance serta penampilan lagu lagu hits yang dinyanyikan para alumni. Kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta larut dalam suasana penuh keceriaan.
Acara kemudian ditutup dengan sesi menyanyi bersama. Lagu-lagu kenangan era 1970-an dan 1980-an menggema di ruangan dan dinyanyikan penuh semangat oleh seluruh alumni. Lagu “Kemesraan” menjadi penutup yang mengharukan, dinyanyikan sambil berpegangan tangan sebagai simbol eratnya tali persaudaraan yang tetap terjaga hingga kini. (Aji)
