HELOINDONESIA.COM - Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Polda Metro Jaya, menggelar konferensi pers terkait pengungkapan berbagai kasus kriminal di wilayah hukumnya. Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Tangsel pada Selasa (25/2/2025).
Kapolres Tangsel, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, mengungkapkan bahwa kasus yang berhasil diungkap berasal dari beberapa polsek, yakni Polsek Serpong, Pagedangan, Curug, Pondok Aren, Ciputat Timur, Kelapa Dua, dan Cisauk. Dalam operasi ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan 33 tersangka beserta sejumlah barang bukti.
Barang bukti yang disita antara lain belasan unit sepeda motor berbagai merek, kunci T, magnet, ratusan senjata tajam berupa pedang, golok, dan celurit. Selain itu, polisi juga menyita berbagai jenis narkotika, termasuk pil daptar G, tembakau sintetis, dirigen berisi cairan pembuatan narkotika, serta sejumlah drum berisi bahan baku tembakau sintetis.
Baca juga: Kepala Daerah Dipacu Atasi Tantangan Kemiskinan Ekstrem dan Wujudkan Swasembada Pangan
Pemberantasan Kejahatan Jalanan dan Narkotika
AKBP Victor menjelaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen dalam memberantas tindak kejahatan, termasuk kejahatan jalanan seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), tawuran, modus ganjal ATM, serta penipuan yang mengatasnamakan aparat kepolisian.
"Kami telah mengamankan lebih dari 100 bilah senjata tajam dan berhasil mencegah delapan aksi tawuran. Selain itu, kami juga mengungkap kasus narkotika dengan menangkap 10 tersangka serta menyita barang bukti berupa tembakau gorila, sabu, ekstasi, dan obat-obatan daftar G," ujar Kapolres.
Dalam operasi pemberantasan narkotika, Satresnarkoba Polres Tangsel juga berhasil menangkap pelaku produksi tembakau sintetis dengan total barang bukti 662 kilogram, termasuk cairan metanol di Babelan, Bekasi. "Barang bukti ini bernilai ratusan miliar lebih dan mampu menyelamatkan lebih dari tiga juta jiwa dari bahaya narkotika," tambahnya.
Peningkatan Keamanan Menjelang Ramadan
Kapolres Tangsel menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli selama bulan suci Ramadan guna mencegah aksi tawuran dan tindak kriminal lainnya.
"Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah Tangerang Selatan. Kami akan bertindak tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)," ujarnya.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Polres Tangsel dalam mengungkap berbagai kasus kriminal.
Baca juga: Wabup Kendal Belanja Masalah Pascabanjir di Kebonharjo, Ini yang Ditemukan
"Menjelang Ramadan, tingkat kriminalitas cenderung meningkat, namun berkat kerja keras Polres Tangsel, berbagai kasus kejahatan dapat diungkap. Kami mengimbau masyarakat, terutama para orang tua, untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat tawuran," kata Pilar.
Sementara itu, Dandim 05/06 Tangerang, Letkol Inf. Ary Sutrisno, menyatakan kesiapan jajarannya dalam mendukung upaya penegakan hukum dan menjaga Kamtibmas.
"Kami siap mendukung upaya deteksi dini dan pelaporan cepat terhadap tindak kejahatan demi keamanan bersama," katanya.
Sementara itu, Apsari Dewi, Kajari Tangsel juga mengapresiasi pengungkapan kasus oleh Kapolres Tangsel dan jajarannya
Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis di Mesuji Dimulai
Dengan keberhasilan ini, Polres Tangsel menegaskan komitmennya untuk terus memberantas tindak kriminal di wilayah hukumnya demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
