Helo Indonesia

Tipikor PT LEB Tak Kunjung Ada Tersangka, Laskar Akan Audiensi ke Kejati

Herman Batin Mangku - Nasional -> Hukum & Kriminal
Kamis, 27 Februari 2025 07:56
    Bagikan  
Nero Kunang
Nero Kunang

Nero Kunang - Nero Kunang

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Laskar Lampung makin heran kasus dugaan tipikor PT LEB yang telah menyita uang puluhan miliar dan memeriksa puluhan saksi tapi tak kunjung ada tersangkanya sejak tahun lalu. Mereka rencana audensi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

"Ya benar, kami akan mengirim surat permohonan ke Kejati Lampung hari ini," kata Ketum Laskar Lampung Ir. Nerozelly Agung Putra didampingi Sekjen Laskar Lampung Panji Nugraha AB, SH kepada Helo Indonesia, Kamis (27/2/2025).

undefined

Baca juga: Nero Pertanyakan Dinginnya Dugaan Tipikor PT LEB Rp271,5 Miliar

Menurut Panglima Nero, panggilan Nerozelly, pihaknya selaku ormas akan mempertanyakan kelanjutan pemeriksaan kasus PT LEB (Lampung Energi Berjaya) yang sampai saat ini belum ditetapkan tersangkanya.

Panji Nugraha AB mengatakan Laskar Lampung akan terus mengawal kasus yang merugikan rakyat Lampung atas dugaan tipikor Pengelolaan Dana Participating Interest 10% (PI 10%) dari US$ 17.286.000.

Baca juga: KPK Atensi Proyek Lampung, Nero Bilang Ada Dugaan Setoran 20 Persen

Panglima Nero Kunang mengatakan jangan sampai skandal besar bagi Lampung ini semakin lama semakin redup seperti dugaan korupsi dana hibah KONI Lampung. (HBM)

Tahun lalu, Kejati Lampung sudah menggeledah Kantor LEB memeriksa sedikitnya 27 saksi, bahkan menyita barang bukti hingga Rp61 miliar. "Kok tak kunjung ada tersangkanya," tanya Panji Nugraha AB.

Baca juga: Dugaan Korupsi BUMD Lampung Rp271,5 M, Kejati Sita Rp2 M Lebih

Menurut Nero, Kejati Lampung harus menjelaskan kepada rakyat perkembangan kasus yang sempat menggegerkan jelang Pilgub Lampung 2024. " Uang itu uang rakyat Lampung," tandasnya, Kamis (13/2/2025).

Bahkan, mengutip pernyataan Aspidus Kejati Lampung Armen Wijaya, SH, MH, kasus ini telah naik ke penyidikan. "Namun, hingga kini, tak ada publikasi siapa tersangkanya hingga dua bulan ini, apa ceritanya," tanya Nero.

Armen juga sebelumnya, ada jejak digitalnya, katanya, akan memeriksa semua pihak terkait, komisaris dan direksi perusahaan, termasuk petinggi Pemprov Lampung hingga gubernur Lampung saat itu, Arinal Djunaidi, ika diperlukan.

Panglima Ormas Laskar Lampung Nero Kunang mengatakan akan terus mengawal kasus ini. Jangan sampai, skandal besar bagi Lampung ini semakin lama semakin redup seperti dugaan korupsi dana hibah KONI Lampung. (HBM)