Helo Indonesia

Sayonara Praktik Titip Siswa, Rembang Terapkan SPMB Online Mulai 2026

1 jam 38 menit lalu
    Bagikan  
Sayonara Praktik Titip Siswa, Rembang Terapkan SPMB Online Mulai 2026

Kegiatan peluncuran Aplikasi Educare di Kantor Bupati Rembang

REMBANG, HELOINDONESIA.COM - Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berbasis online pada tahun 2026.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan penguatan pelaksanaan SPMB online yang digelar di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Senin 4 Mei 2026.

Baca juga: Tinjau Puing Pasar Kanjengan, Ketua DP2K Minta Pedagang Kecil Diberi Tempat Sementara

Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan, menyampaikan bahwa tahun ini menjadi momentum pertama penerapan SPMB online di wilayahnya. Dengan sistem ini , dipastikan mampu meningkatkan kualitas layanan penerimaan peserta didik baru.

“Harapannya lebih transparan, lebih akuntabel, tidak diskriminatif, dan lebih objektif, sehingga tidak ada keluhan dari masyarakat,” ujarnya.

Sholchan menjelaskan, pelaksanaan SPMB di Rembang memiliki tantangan tersendiri. Sekolah yang berada di luar Kecamatan Rembang cenderung lebih sulit mendapatkan siswa dibandingkan sekolah di wilayah perkotaan.

“Untuk sekolah di dalam kota Rembang, dalam tanda petik terjadi perebutan siswa. Maka solusi yang diambil adalah melalui SPMB online, sehingga tidak ada praktik titip-menitip karena semua proses dapat diakses melalui aplikasi,” jelasnya.

Jenjang SD dan SMP

Penerapan SPMB online dilakukan pada jenjang SD dan SMP. Khusus untuk jenjang SD, sistem diterapkan secara semi-online guna membantu orang tua siswa yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran.

“Pada jenjang SD, pengunggahan berkas dapat dibantu oleh operator sekolah. Jadi orang tua cukup membawa dokumen ke sekolah tujuan, kemudian operator akan membantu mengunggah data ke sistem, sehingga tetap terpantau secara online,” terangnya.

Baca juga: Tim FE USM Ajarkan KWT Kali Putih Cara Berinovasi dan Taklukkan Pasar Online

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin, mewakili Bupati Rembang H. Harno, menegaskan bahwa penandatanganan komitmen ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem penerimaan siswa yang transparan dan berkeadilan.

“Kita ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Rembang mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh akses pendidikan tanpa diskriminasi,” pungkasnya. (Aji)