Helo Indonesia

Tukar Kepala? Ardito, Adiknya, dll ke KPK dari Isu APBD-SMI ke Korupsi Proyek

Herman Batin Mangku - Nasional -> Hukum & Kriminal
Kamis, 11 Desember 2025 08:47
    Bagikan  
OTT
HELO LAMPUNG

OTT - Ardito dan adiknya (Foto Ist)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- KPK RI sempat memeriksa para ketua Fraksi DPRD Lampung Tengah (Lamteng) di Jakarta dan Lampung. Namun, mereka pulang dan yang digotong ke KPK Bupati Ardito Wijaya, adiknya, pejabat, satu ketua Fraksi, dan rekanan proyek. Tukar kepala?

Kasus ini berawal dari heboh isu OTT terhadap tiga ketua fraksi DPRD Lamteng terkait gratifikasi pengesahan APBD 2026 yang menganggarkan dana pembangunan infrastruktur dari pinjaman ke PT SMI. Namun, KPK kemudian menyatakan terkait dugaan korupsi proyek.

Baca juga: Menyingkap Misteri Antara KPK, Bupati Ardito, dan Anggota DPRD Lamteng

Sebelumnya, para ketua Fraksi DPRD Lampung Tengah sempat diperiksa di Jakarta dan Lampung. Akhirnya drama OTT tiga hari ini memunculkan pertanyaan: tukar kepala? Istilah ini populer di kalangan masyarakat terkait berubahnya tersangka atau kasusnya.

Ada pula yang mempertanyakan soal OTT, apa benar? Karena, biasanya, 1X24 jam, KPK seharusnya telah mengumumkan siapa-siapa saja dan dalam kasus apa kasus tersebut. Untuk kasus Ardito Cs, media baru bisa konfirmasi tiga hari kemudian. 

undefined

Mereka sempat diperiksa dan pulang sampai akhirnya dijemput kembali untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. 

Yang pasti, KPK telah menyatakan terkait proyek, bukan gratifikasi pengesahan APBD 2026 yang sempat alot hingga disahkan pada akhir bulan lalu dan dua pekan kemudian para wakil rakyat bimtek ke Jakarta. Saat bimtek itu merebak isu OTT terkait pengesahan APBD 2026.

Bupati Ardito Wijaya dan adiknya (Ranu Hari Prasetyo), Kepala Bapenda Anton, rekaman proyek Lukman, dan Ketua Fraksi PKB RH telah digiring buat pemeriksaan lanjutan atas dugaan kasus proyek tersebut ke KPK RI tadi malam.

Ardito digiring ke KPK naik pesawat dan tiba pada Rabu (11/12/2025), pukul 20.10 WIB. Sedangkan Ranu dan tiga orang lainnya dibawa naik mobil. Sebelumnya, para ketua Fraksi DPRD Lampung Tengah sempat diperiksa di Jakarta dan Lampung.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rochcahyanto membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus suap proyek. Ardito dikawal petugas KPK dan kepolisian diperiksa dk lantai dua Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta. (HBM)


 -