Helo Indonesia

Perampok Rp 800 juta di Lampung, Digulung Resmob Bareskrim Polri

Aris Mohpian Pumuka - Nasional -> Hukum & Kriminal
Sabtu, 21 Februari 2026 10:38
    Bagikan  
Perampokan di Lampung
Ist

Perampokan di Lampung - Bareskrim Polri bersama Polda Lampung meringkus perampokan senilai Rp 800 juta di Lampung.

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Berakhir sudah pelarian kawanan perampok yang menggasak uang sejumlah Rp 800 juta di kawasan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung.

Satuan Resmob Bareskrim Polri bersama anggota  Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang Barat berhasil menangkap komplotan perampok bersenjata api (senpi) tersebut. 

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mencokok 5 (lima) orang tersangka, masing-masing berinisial AY, T, J, Y dan D.

"Polisi dapat mengungkap kasus ini dengan cepat dan komprehensif," kata Kanit III Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard H. Nainggolan kepada wartawan, pada Sabtu (21/2/2026) di Jakarta. 

Baca juga: Polres Purbalingga Ungkap Dua Kasus Narkoba, Sabu 9,4 Gram dan 388 Butir Psikotropika Disita

Peristiwa perampokan itu terjadi bulan lalu, tepatnya pada Senin 19 Januari 2026 sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu, dua orang korban yakni sopir truk dan seorang staf toko distributor bahan pangan hendak menyetorkan uang Rp 800 juta ke bank menggunakan kendaraan truk.

Saat menuju bank, katanya, di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri, Kabupaten Tulang Bawang Barat, tiba-tiba sepeda motor yang ditumpangi tersangka T dan J memepet truk korban. Mereka langsung menembakkan senjata api tiga kali ke arah kaca hingga tembus.

Tembakan itu membuat truk berhenti dan warga yang melihat kejadian tersebut menjadi panik. Kedua tersangka tak memberi kesempatan langsung menggasak uang ratusan juta, kemudian kabur meninggalkan lokasi.

"Dalam aksi perampokan tersebut, kedua pelaku berhasil menggasak uang yang akan disetorkan ke Bank Mandiri tersebut sebesar Rp 800 juta," ujarnya. 

Baca juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Kota Sepang, Korban Dilarikan ke RS Abdul Moeloek

Berdasarkan informasi itu, katanya, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan. Tak lama sehari setelah kejadian perampokan, polisi mendapatkan petunjuk dan menemukan sepeda motor Yamaha Vixion yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya.

"Barang bukti sepeda motor tersebut dibuang di bawah Jalan Tol Lampung - Palembang. Tim juga menemukan barang bukti lain CCTV dan lain-lain yang dapat membuat terang tindak pidana curas tersebut," jelas Reinhard.

Atas keterangan saksi dan alat bukti yang ditemukan, polisi akhirnya berhasil menangkap lima orang komplotan perampok ini dengan peran yang berbeda-beda.

Reinhard menyatakan terhadap lima tersangka sudah dilakukan penahanan untuk proses lebih lanjut.