LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Guru honorer tewas digorok yang informasinya sebentar lagi akan menikah ternyata baru saja jadi Panitia Pemungutan Suara (PPS) Muara Tenang, Tanjungraya, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.
Rosiya Aprilia (28), guru yang informasinya berstatus janda tersebut, tewas dalam posisi tergeletak di kasur tempat tidur kamar Rumah Dinas SDN 08, Desa Bujung Buring, Kecamatan Tanjungaya, Kamis (29/2/2024), pukul 18.30 WIB.
Siti, rekan korban sesama guru SD tersebut dan tinggal di rumah yang sama, beda kamar, pertama kali mengetahui korban tewas bersimbah darah. Dia baru pulang dari Desa Brabasan pada magrib tersebut.
Sampai di rumah dinas, Siti salat. Usai salat, dia menjenguk Rosiya. Alangkah terkejutnya, temannya yang janda sejak tahun 2019 dan akan menikah lagi telah tewas.
Dikonfirmasi Helo Lampung, Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Sigit Barzali membenarkan adanya pembunuhan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Untuk sementara, korban diduga dibunuh karena ada bekas gorokan benda tajam di lehernya," ujarnya. Dari foto-foto yang diperoleh Helo Lampung, pembunuhannya sangat sadistis.
Menurut warga sekitar, Topik, peristiwa tersebut terjadi di dalam kamar rumah dinas guru saat azan Magrib.
Dilanjutkannya, aparat kepolisian membawa korban ke Rumah Sakit Ragam Begawe Caram, Kabupaten Mesuji, untuk otopsi. Kondisinya, kata dia, sangat memprihatinkan. (Aan S)
-