HELOINDONESIA.COM - Misteri hilangnya Apris Fajar Santoso (29) driver taksi online warga Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang akhirnya terungkap, Rabu (7/6/2023).
Terungkapnya misteri kematian Apris Fajar Santoso setelah adanya laporan penemuan jenazah Apris Fajar Santoso di Piket Nol Km 57 Desa Sumberwuluh, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Kondisi korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dasar jurang yang kedalamannya sekitar 25 meter di tepi jalan Raya Lumajang-Malang, yang berjarak sekitar 78 km dari Kota Malang.
Kronologi menghilangnya korban diketahui setelah keluarganya melaporkan ke pihak berwajib pada Mingg (4/6/2023) lalu, korban diketahui mengendarai mobil Toyota Calya N 1846 FH berwarna silver.
Informasi yang diperoleh menyebut korban terakhir kali menerima order dari titik penjemputan di Jalan Panglima Sudirman, Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (3/6/2023) sekira pukul 16.30 WIB.
Baca juga: Edan! Kasus Pembunuhan Anak Kandung di Gresik, Berdoa Dulu dan Cari Tutorial di Internet
Sementara orderan taksi online itu menuju ke arah Pantai Balekambang di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang Selatan.
Rupanya setelah menjemput penumpang dari Jl Palima Sudirman, Apris kemudian mengantarkan penumpangnya ke kawasan Pantai Balaikambang.
Namun pada hari yang sama sang istri korban sempat bekomunikasi dengan suaminya Apris pada pukul 17.40 WIB.
Namun setelah berkomunikasi itu, korban sudah tidak bisa lagi dihubungi hingga akhirnya kehilangan kontak, atas hilangnya korban ini sang istri kemudian melapor ke Polres Malang.
Atas laporan dari istrinya tak, lama kemudian polisi melakukan penyelilidkan dan berhasil mengungkap pelaku pembunuhan pengemudi taksi online atas nama Apris Fajar Santoso.
Kasat Reskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizki Saputro mengungkapkan lokasi pembuangan jenazah Apris itu setelah dari pelaku yang berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polres Malang.
Menurut Wahyu awalnya polisi mengamankan pelaku Rabu (7/6/2023) pagi, kemudian dilakukan pengembangan dan ada hasilnya dengan menemukan lokasi pembungan jenazah di Lumajang.
Baca juga: Geger Misteri Mayat Dalam Koper Nyangkut di Pohon di Dalam Jurang, Diduga Mahasiswi Ubaya Surabaya
Setelah proses selesai dilakukan nanti jenazah di bawa ke RSSA Malang untuk keperluan penyidikan.
Dari rangkaian penyelidikan, identitas pelaku akhirnya juga berhasil diketahui kemudian diamankan.
"Dan terungkap dalam proses interograsi terungkap jenazah korban dibuang di dasar jurang sedalam 25 meter di tepi jalan akwasan Piket Nol, Km 57 Desa Sumberwuluh, Pronojiwo, Lumajang, siang," ujar Wahyu kepada wartawan di Malang.
Pelaku langsung diamankan berikut barang bukti mobil korban, hingga pelaku menunjukkan lokasi dimana korban dibuang di wilayah piket no Lumajang.
Baca juga: Pelaku Utama Pembunuhan Bos Galon Diringkus, Motifnya Sakit Hati kepada Majikan
Hingga saat ini pihak kepolisian Polres Malang terus mendalami kasus pembunuhan, jika dimungkinkan adanya keterlibatan dari pihak lain dalam kasus ini.
"Kita masih kembangkan, apakah ada keterlibatan pihak lain atau tidak, nanti akan rilis lagi," kata Kasat Wahyu.
Sementara motif pembunuhan dari pelaku diperkirakan pelaku ingin menguasai harta korban, hal itu setelah dilakukan proses interogasi dari para tersangka diketahui menghabisi korban dan menguasai hartanya.
"Modus para tersangka ini memesan order dan di tengah perjalanan para tersangka ini ingin menguasai mobil milik korban," bebernya.
Belum disebutkan secara mendetail terkait bagaimana pelaku menghabisi korban, dan dalam pembunuhannya itu dilakukan dimana di jalan atau sebelum TKP maupun apakah di TKP polisi belum memberikan penjelasan. **