Forum Renegates: Bongkar, Pagar Laut Marriott Resort and Spa Lampung

Jumat, 17 Januari 2025 12:05
Pagar laut dan Almuhery Ali Paksi (Foto kolase) Helo Lampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Ir. Almuhery Ali Paksi mengatakan pagar laut Marriott Resort Lampung harus dibongkar. "Ini soal kedaulatan, pemerintah dan aparat penegak hukum (APH) harus memastikan laut milik rakyat," ujarnya.

Anggota Forum Renegades (FR) yang juga Koordinator Jaring Kelola Ekosistem Lampung (JKEL) mengaku heran apa kerja para pemangku kepentingan dalam pengawasan terhadap kedaulatan laut selama ini?

"Gak malu tah, setelah viral, para stakeholder baru ramai-ramai meninjau dan berpendapat ina-anu,' tandas alumni Faperta Universitas Lampung Angkatan 86 ini kepada Helo Indonesia, Jumat (17/1/2025).

Tak bisa perorangan atau perusahaan menguasai laut sampai seluas itu (3 hektare) hanya semata buat kepentingannya. Hancur negeri ini jika setiap orang atau perusahaan bisa seenaknya menguasai laut, katanya.

"Tak bisa dengan alasan sampah lantas ego seperti itu, banyak cara tanpa harus mengorbankan kedaulatan negara ini," tegas penggiat konservasi sejak tahun 2000-an.

Marriott Resort and Spa Lampung memagar peraian laut seluas kira-kira tiga hektare di depan resort and spanya di Desa Hurun, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Investigasi Helo Indonesia, Rabu (15/1/2025), garis pantai yang dikuasai resort dan spa mewah itu kira-kira 1 km dan yang menjorok ke laut kira-kira 500 meter dari pantai.

Menurut Kabid Pengelolaan Ruang Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Sadariah ke media lain, Marriott Resort and Spa telah menguasai perairan seluas tiga hektare untuk berbagai aktivis.

Di perbatasan dengan kawasan pantai lainnya, ada pagar besi tinggi sehingga masyarakat tak bisa masuk kawasan Marriott Resort and Spa Lampung.

Dilanjut, "pagar laut" yang dibuat double melingkari kawasan perairan depan pantai Marriott Resort and Spa Lampung. Perahu nelayan tak bisa lagi melintas ke dalam kawasan yang dipagar. (HBM)


 - 

Berita Terkini