LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Hoaks, video viralnya pelaku penyekapan dan penganiayaan biadab hingga wajah-tubuh hancur dan mata buta oleh pria terhadap pacarnya selama tiga tahun. Polda Jawa Barat masih memburu pelaku sadistis tersebut yang sangat dicari nitizen dan Gubernur KDM.
Polda Jawa Barat telah memastikan video tertangkapnya Taufik Hidayat tidak benar. Hingga kini, polisi masih memburu Taufik Hidayat dan telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO), kata Kabid Humas Kombes Hendra Rochmawan, Selasa (23/6/2026).
Screenshot video yang viral dinarasikan pelaku telah tertangkap
"Hoaks itu ya. Kalau tertangkap, enggak mungkin kami buat sprint DPO, " ujarnya. Polda Jawa Barat minta masyarakat tidak mudah percaya terhadap video atau narasi yang belum terkonfirmasi dari kepolisian. Penyekapan dan penganiayaan di luar nalar ini menimpa YTR (29), warga Kecamatan Rancaekek Kabupaten Jawa Barat.
Menurut Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, pelaku, Taufik Hidayat telah dinyatakan sebagai tersangka Pasal 466 UU No. 1 Tahun 2023. "Kami telah membentuk tim gabungan memburu pelaku," katanya di RS Hasan Sadikin, Bandung, Selasa (23/6/2026).
Polda Jawa Barat juga telah bekerja sama dengan pihak luar negeri di bidang siber, Meta. Katanya, polisi sudah mengantongi beberapa nama perusahaan penagih hutang guna menelusuri jejak pelaku yang telah dinyatakan DPO.
SAYEMBARA KDM
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM sampai menawarkan imbalan Rp250 juta bagi masyarakat yang bisa memberikan informasi mengenai keberadaan Taufik Hidayat. Dia mengunggah sayembara tersebut via akun media sosialnya.
Korban YTR ditemukan kakak korban inisial ASS setelah mendapatkan telepon melalui whatsapp yang mengatakan adiknya kecelakaan dan berada di IGD RS Hasan Sadikin, Jumat (12/6/2026). Belakangan diketahui, si penelepon adalah Taufik Hidayat. (HBM)