Helo Indonesia

Mengapa Orang Diabetes Tiba-tiba Malah Kekurangan Gula

Satwiko Rumekso - Ragam -> Kesehatan
Senin, 30 September 2024 12:27
    Bagikan  
Hiperglikemia
Freepik

Hiperglikemia - Ilustrasi

HELOINDONESIA.COM -Hipoglikemia diabetes terjadi ketika kadar gula (glukosa) dalam darah seseorang dengan diabetes terlalu rendah, biasanya di bawah 70 mg/dL atau 3,9 mmol/L. Glukosa adalah sumber utama energi bagi tubuh dan otak, sehingga kekurangan glukosa dapat mengganggu fungsi tubuh.

Penyebab

Hipoglikemia paling sering terjadi pada orang yang menggunakan insulin, tetapi juga bisa terjadi pada mereka yang mengonsumsi obat diabetes oral.

Penyebab umum meliputi:
- Mengonsumsi terlalu banyak insulin atau obat diabetes
- Tidak cukup makan atau melewatkan makan
- Meningkatkan aktivitas fisik tanpa menyesuaikan asupan makanan atau obat
- Mengonsumsi alkohol

Baru tahu 

Baca juga: 5 Cara Mengubah `Darah Umur Pendek` Menjadi `Darah Umur Panjang`

Pengaturan Gula Darah

Sebagian besar glukosa tubuh berasal dari makanan, dan insulin membantu menurunkan kadar gula darah. Pada penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2 yang membutuhkan insulin, mengonsumsi lebih banyak insulin daripada yang dibutuhkan dapat menyebabkan hipoglikemia.

Keseimbangan antara insulin, makanan, dan aktivitas fisik sangat penting, dan bantuan dari penyedia layanan kesehatan, spesialis diabetes, dan ahli diet dapat membantu mencegah hipoglikemia.


Gejala

Tanda dan gejala awal hipoglikemia diabetes meliputi:
- Terlihat pucat
- Gemetar
- Pusing atau sakit kepala ringan
- Berkeringat
- Lapar atau mual
- Detak jantung tidak teratur atau cepat
- Kesulitan berkonsentrasi
- Merasa lemah dan tidak berenergi (kelelahan)
- Mudah tersinggung atau cemas
- Sakit kepala
- Kesemutan atau mati rasa pada bibir, lidah, atau pipi.

Penanganan

Penting untuk mengenali tanda-tanda awal hipoglikemia dan segera mengatasinya dengan mengonsumsi sumber gula sederhana seperti tablet glukosa, permen keras, atau jus buah. Keluarga dan teman juga perlu mengetahui gejala dan tindakan yang harus diambil jika penderita tidak dapat mengobati dirinya sendiri. Penting bahwa bila gejala dan makin memburuk segera menghubungi dokter.****(Sumber mayoclinic)