Helo Indonesia

Sehat Fisik dan Mental, Cegah Munculnya Penyakit Kronis Sejak Dini dengan Olahraga Pernapasan

M. Haikal - Ragam -> Kesehatan
Kamis, 28 November 2024 22:50
    Bagikan  
Olahraga Pernapasan
Foto: ist

Olahraga Pernapasan - Pernapasan atau bisa disebut juga dengan respirasi, menurut Dr Agasjtya Wisjnu, dapat didefinisikan sebagai sebuah proses pengambilan oksigen dan pelepasan karbohidrat dan penggunaan energi yang ada di dalam tubuh.

HELOINDONESIA.COM - Secara umum sehat didefinisikan ketika seseorang memiliki kondisi tubuh ideal yang tidak mengalami atau terjangkit penyakit apa pun.

Namun “World Health Organization” (WHO) merumuskan dalam cakupan yang sangat luas. Organisasi Kesehatan Dunia itu menyebutkan bahwa sehat adalah suatu “keadaan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial. Jadi tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/cacat”.19 Mar 2022

“Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh merupakan hal yang sangat penting. Hal ini karena dengan memiliki tubuh yang sehat dan bugar dapat mencegah tubuh terserang penyakit sehingga kita dapat tetap menjalankan aktiVitas sehari-hari,” ungkap Dr Agasjtya Wisjnu Wardhana SpPD KGEH FINASIM dalam webinar Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) 2024 pada Kamis (28/11/2024).

Menurutnya, pola hidup sehat adalah cara hidup yang bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental.

Baca juga: Menekraf Siap Dukung Film Women From Rote Island Masuk Nominasi Piala Oscar 2025

“Menjaga pola hidup sehat sejak dini sangat penting karena dapat membantu mencegah munculnya penyakit kronis, meningkatkan kualitas hidup dan banyak manfaat pola hidup sehat lainnya,” tambahnya.

Salah satu praktik untuk menjaga kesehatan adalah dengan latihan pernapasan.

Pernapasan atau bisa disebut juga dengan respirasi, menurut Dr Agasjtya Wisjnu, dapat didefinisikan sebagai sebuah proses pengambilan oksigen dan pelepasan karbohidrat dan penggunaan energi yang ada di dalam tubuh.

“Ketika manusia bernapas, berarti sedang terjadi proses masuknya oksigen ke dalam tubuh dan pelepasan karbondioksida keluar tubuh,” ungkapnya.

Menurutnya, manusia bisa melakukan dua cara pernapasan yaitu menggunakan pernapasan dada dan pernapasan perut.

Baca juga: Ikuti RDP dengan BAP DPD RI, Menteri Nusron Jawab Pengaduan Masyarakat Terkait PSN Pariwisata

“Manusia bernapas menggunakan alat atau organ-organ pernapasan yang terdiri dari hidung, faring, trakea, bronkus, bronkiolus dan paru-paru. Pada paru-paru yang normal, volume udara bisa mencapai 4500 cc,” terangnya.

Dia mengungkapkan bahwa latihan pernapasan dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, baik fisik maupun mental. Di antaranya mengurangi stres dan kecemasan, menurunkan tekanan darah, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fungsi imun, memperbaiki kualitas tidur, meningkatkan fokus dan konsentrasi, mengatur emosi, meningkatkan kapasitas paru-paru dan meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot.

“Selain meredakan stres, manfaat olahraga pernapasan juga bisa membuat kualitas tidur meningkat. Nah, ketika tidur lebih lelap dan berkualitas, tentunya pikiran akan jauh lebih tenang dan secara mental juga tetap sehat,” paparnya. 

Yang kerap menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara agar nafas kuat saat latihan atau olahraga pernapasan?

Berikut 5 cara untuk mengatur napas agar kuat saat olahraga pernapasan.

Baca juga: Terima Audiensi JAM Intel Kejagung, Mendes PDT Harap Perkuat Pengawasan Dana Desa

Pertama, atur waktu untuk menarik dan membuang napas. Sebab, ketika berolahraga tubuh kamu memproduksi lebih banyak karbon dioksida.

Kedua, hirup napas dari hidung, buang dari mulut.

Ketiga, hindari menahan napas.

Keempat, sesuaikan dengan gerakan olahraga.

Kelima, gunakan pernapasan perut.

“Selain itu, terdapat sejumlah rekomendasi olahraga yang dapat meningkatkan fungsi paru-paru yang mudah dilakukan, di antaranya adalah aerobik, interval training, Yoga, Pilates, berenang serta latihan pernapasan,” jelas Dr Agasjtya Wisjnu.

Namun demikian, imbuhnya, pernapasan manusia dapat dibedakan berdasarkan beberapa jenis, yaitu:

Baca juga: Kumpulan Lagu Bernadya yang Viral: Soundtrack Hati Kaum Muda

Pertama, pernapasan dada

Kedua, pernapasan yang dilakukan dengan bantuan otot antartulang rusuk.
Pernapasan ini merupakan jenis pernapasan yang paling umum dilakukan manusia.

Ketiga, pernapasan perut

Pernapasan yang dibantu oleh otot diafragma yang berada di bawah perut. Pernapasan ini umumnya terjadi saat tidur.

Keempat, pernapasan eksternal
Pertukaran udara antara udara dalam alveolus dengan darah dalam kapiler.

Kelima, pernapasan internal
Pertukaran udara antara sel darah merah dalam kapiler dengan sel-sel tubuh.