HELOINDONESIA.COM - Kamu tau nggak sih semakin bertambahnya usia akan semakin meningkat risiko jatuh secara tiba-tiba?
Masalah itu bisa terjadi di mana saja dan di luar kendali seseorang yang mulai memasuki usia senja.
Jangan khawatir! Angelita Balohawani, Fisioterapis Etnaprana Wellness Clinic (EWC) memberikan tips berupa pelatihan bagi para orang tua untuk mengurangi risiko jatuh.
Pertama, single leg balance
Latih keseimbangan dengan berdiri menggunakan satu kaki secara bergantian.
Baca juga: Realisasi Kerja Sama, USM LCC Fasilitasi Tes TOEFL ITP Pegawai Disperakim Jateng
Latihan ini bermanfaat untuk meningkatkan keseimbangan tubuh, memperkuat otot kaki, serta melatih koordinasi dan stabilitas tubuh.
Kedua, squat
Ini merupakan latihan untuk memperkuat otot paha, pinggul dan bokong.
Bagi lansia, latihan squat bisa membantu meningkatkan kekuatan kaki, stabilitas tubuh, serta memudahkan aktivitas sehari-hari.
Aktivitas itu seperti duduk, berdiri dari kursi dan berjalan.
Ketiga calf raise
latihan kebugaran sederhana yang dilakukan dengan cara mengangkat tumit dari lantai hingga tubuh bertumpu pada ujung jari kaki.
Kemudian menurunkannya kembali secara perlahan.
Manfaat calf raises ini menguatkan dan mengencangkan otot betis: Membantu performa saat berjalan, berlari, atau melompat.
Calf raise juga melancarkan sirkulasi darah ("Jantung Kedua"). Otot betis membantu memompa aliran darah dari kaki kembali melawan gravitasi menuju jantung.
Baca juga: Satu Dekade Tubaba Art Festival: Usung “Tatapan Baru, Tindakan Baru”, Hadirkan Voice of Baceprot
Pelatihan ketiga ini sangat praktis. Karena bisa dilakukan di mana saja tanpa alat, atau menggunakan tambahan beban (seperti dumbbell atau mesin di gym) untuk hasil lebih maksimal.
