HELOINDONESIA.COM - Semua orang pasti pernah menahan buang air kecil karena alasan tertentu, seperti sedang sibuk, dalam perjalanan, dan lain sebagainya. Buang air kecil merupakan suatu proses dari mahluk hidup untuk mengeluarkan "limbah" dari dalam tubuh melalui urine.
Perlu diketahui bahwa kantung kemih seseorang bisa menampung sekitar 500 ml urine. Jika muncul rasa ingin buang air kecil, itu menandakan kandung kemih anda sudah penuh dan Anda harus segera memengeluarkannya.
Menahan buang air kecil sesekali waktu mungkin tidak masalah. Namun jika berlangsung cukup lama dan menjadi kebiasaan, prilaku ini tentunya dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Baca juga: 10 Manfaat Kesehatan Nanas yang Perlu Anda Ketahui, Mulai dari Flu Hingga Kanker Diusir Pergi
Berikut adalah bahaya dari kebiasaan menahan buang air kecil.
1. Infeksi Saluran Kemih
Infeksi saluran kemih terjadi karena adanya penumpukan bakteri di sekitar pembukaan uretra. Ketika urine tertahan, bakteri akan berkembang biak dan dapat menyebabkan infeksi pada saluran kemih.
2. Batu Kandung Kemih
Jika kita sering menahan buang air kecil, maka dapat membuat proses buang air kecil tidak tuntas dan menyisakan sisa urine di dalam kandung kemih. Jika terjadi dalam jangka panjang, sisa urine tersebut bisa memicu terbentuknya batu kandung kemih
3. Batu Ginjal
Kebiasaan menahan buang air kecil bisa berpotensi memicu terbentuknya batu ginjal. Batu ginjal adalah kondisi mengerasnya tumpukan asam urat atau kalsium yang berikatan dengan bahan kimia oksalat atau fosfor di dalam urine.
Batu ginjal yang masih berukuran kecil biasanya akan ikut keluar bersama urine tanpa menimbulkan rasa nyeri. Namun, kebiasaan menunda buang air kecil akan menyebabkan penumpukan batu ginjal yang dapat menyatu dan membesar.
Baca juga: Murah Bukan Berarti Murahan, Berikut 10 Manfaat Tahu untuk Kesehatan
Ketika hal ini terjadi, batu dapat menyumbat saluran kemih dan membuat penderitanya merasa nyeri ketika buang air kecil.
4. Sakit Pinggang
Ketika kandung kemih hampir penuh membuat saraf di area organ tersebut sudah aktif sehingga memunculkan keinginan untuk buang air kecil.
Namun, jika urine tidak segera dikeluarkan, maka tubuh harus melawan sinyal yang diberikan saraf kandung kemih dan otak. Kebiasaan inilah yang dapat menyebabkan rasa sakit hingga ke pinggang.
5. Rasa Nyeri dan Tidak Nyaman
Kebiasaan menahan buang air kecil dapat menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada area panggul. Hal ini terjadi karena kandung kemih memiliki kapasitas dalam menampung urine.
Jika urine terus-menerus ditahan, maka kandung kemih akan semakin penuh sehingga meregang dan menyebabkan nyeri.
Jika hal tersebut terjadi secara berkepanjangan, maka kandung kemih akan longgar permanen dan mempersulit kontraksi. Akibatnya, penderita akan mengalami keluhan sulit atau bahkan tidak bisa buang air kecil.
Baca juga: 11 Manfaat Buah Stroberi untuk Kesehatan, Meningkatkan Kekebalan Tubuh Hingga Cegah Kanker
Bahkan jika sudah terlalu parah, kondisi ini membuat penderitanya memerlukan kateter (pipa untuk mengeluarkan urine).
6. Kebocoran Urine (mengompol)
Kebiasaan menahan buang air kecil bisa menyebabkan kebocoran urine/mengompol karena melemahnya otot kandung kemih. Hal ini terjadi karena terlalu sering menahan kencing dapat membuat otot kandung kemih mengencang, kemudian kekuatan otot pun akan mengendur dan elastisitasnya berkurang sehingga terjadi kebocoran urine.
Sebaiknya kita jangan menunda - nunda ketika ingin buang air kecil karena bisa menyebabkan masalah kesehatan pada tubuh kita. Jangan jadikan sibuk atau malas sebagai alasan untuk menahan buang air kecil.
