HELOINDONESIA.COM - Talas merupakan salah satu bahan makanan yang cukup familiar di Indonesia.
Talas adalah salah satu jenis umbi-umbian yang dapat dijadikan beraneka ragam makanan seperti bolu, keripik, kolak dan lain sebagainya.
Selain rasanya yang gurih, talas juga berkhasiat bagi kesehatan tubuh.
Hal ini berkaitan erat dengan kandungan nutrisi talas yang kaya akan senyawa penting.
Talas memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti serat, vitmain E, kalium, magnesium, dan lain sebagainya.
Baca juga: Warga NU Jangan Pilih PKS dan PAN, Parosil Dinilai Provokasi Tak Cerdas
Berikut adalah manfaat dari mengkonsumsi talas yang bermanfaat bagi kesehatan:
Pertama, menjaga kesehatan pencernaan
Talas memiliki pati resisten yang baik untuk kesehatan usus.
Pati resisten berfungsi menjaga kesehatan usus karena fermentasi usus besar menghasilkan lebih banyak bakteri baik.
Bakteri usus yang sehat dapat mencegah sembelit dan perut kembung.
Selain itu, kandungan serat dalam talas sangat berguna untuk mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit, diare dan kram perut.
Kedua, mengurangi risiko penyakit jantung
Serat dan pati resisten yang terdapat dalam talas dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Baca juga: Setelah Lapor ke Polda, 30 Peserta Miss Universe Korban Pelecehan Ngadu ke Menteri PPPA
Orang yang mengkonsumsi banyak serat cenderung memiliki tingkat penyakit jantung yang lebih rendah.
Senyawa pati resisten dan serat juga berperan dalam menurunkan kolesterol sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.
Ketiga, mengurangi resiko kanker
Talas mengandung senyawa nabati bernama polifenol.
Senyawa ini memiliki berbagai manfaat kesehatan, salah satunya adalah mengurangi risiko kanker.
Jenis polifenol yang terdapat dalam talas adalah quercetin.
Quercetin dapat memicu kematian sel kanker dan memperlambat pertumbuhan sel kanker.
Keempat, menurunkan berat badan
Talas dapat membantu menurunkan berat badan karena memiliki kandungan nutrisi dan rendah kalori.
Selain itu, talas juga kaya akan serat yang membantu menjaga perut kenyang lebih lama dan membantu mengurangi nafsu makan.
Mengkonsumsi talas sangat dianjurkan bagi orang yang sedang menjalankan program diet karena efektif menurunkan
berat badan.
Kelima, menyehatkan usus
Serat dan pati resisten pada umbi ini bermanfaat bagi kesehatan usus.
Saat mencapai usus besar, serat dan pati resisten dapat menjadi makanan bagi mikroba di usus.
Dengan tidak langsung, hal ini mendorong pertumbuhan bakteri baik atau probiotik.
Saat bakteri usus memfermentasi serat, maka ini akan menghasilkan asam lemak rantai pendek.
Aktivitas ini dapat menyehatkan sel-sel dan melapisi usus dan membuatnya sehat.
Keenam, melindungi jantung
Baca juga: Harga Gak Sampe 4 Jutaan, Galaxy F34 5G Sudah Dirilis, Dibekali Layar AMOLED 120Hz
Talas kaya akan potasium yang dapat membantu mengendalikan detak jantung dan mengurangi stres pada arteri.
Potasium juga membantu mengatur tekanan darah karena dapat mengurangi efek natrium pada tubuh yang dapat membahayakan kesehatan jantung.
Hal ini dapat mengurangi stres pada sistem kardiovaskular sehingga dapat membantu mencegah masalah jantung kronis.
Ketujuh, meningkatkan kekuatan tulang
Talas memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi, bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan tumbuhan umbi lainnya.
Mengkonsumsi talas dapat memningkatkan kekuatan tulang karena dapat mencukupi asupan kalsium harian.
Baca juga: Sultan Gaming Wajib Beli, Monitor Acer Predator X45 OLED Dibekali Refresh Rate 240Hz, Simak Speknya
Ketika tubuh mendapat asupan kalsium dalam jumlah cukup, maka tulang akan menjadi lebih padat dan kuat.
Dengan demikian, kita akan terhindar dari pengeroposan tulang atau osteoporosis.
Kedelapan, mengontrol gula darah
Talas mengandung dua jenis karbohidrat yang bermanfaat untuk mengontrol gula darah.
Jenis karbohidrat tersebut adalah serat dan pati resisten.
Pati resisten pada talas tidak dapat dicerna sehingga tidak meningkatkan kadar gula darah.
Kombinasi pati resisten dan serat ini menjadikan umbi talas sebagai pilihan karbohidrat yang baik.
Talas sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes karena dapat mengontrol gula dara pada tubuh.