Helo Indonesia

Polda Lampung dan PTPN I Reg.7 Panen Raya Jagung Seluas 120 Ha di Natar

Herman Batin Mangku - Ragam -> Makanan
Jumat, 6 Juni 2025 10:35
    Bagikan  
PTPN
HELO LAMPUNG

PTPN - Panen jagung tahap kedua Polda dan PTPN Lampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Bersamaan dengan "Panen Raya Jagung Sejuta Hektare" yang dilakukan Presiden Prabowo di Kalimantan Barat, Kamis (5/6/2025), Polda Lampung bersama PTPN I Regional 7 panen jagung siklus kedua di Kebun PTPN Pematang Kiwah, Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Di lahan 120 ha kebun sawit yang sedang persiapan tanam ulang (idle), Wakapolda Lampung Brigjen Ahmad Ramadhan, Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun, dan beberapa pejabat utama Pemprov Lampung lebih dulu ikut video conference Panen Raya Nasional.

Baca juga: Kapolda Lampung Ground Breaking Pembangunan Gudang Ketahanan Pangan

Dalam sambutan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, institusinya berkomitmen mendukung Program Asta Cita Presiden, salah satunya tentang ketahanan pangan nasional.

Ia menyatakan segala sumber daya yang ada dimaksimalkan untuk memacu cita-cita luhur yang tertuang dalam Asta Cita. “Dengan semua resources yang ada, kami merasa bertanggung jawab untuk mendukung Asta Cita," kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dia meyakini ketahanan pangan adalah salah satu masalah krusial untuk menciptakan stabilitas nasional. Untuk itu, sejak Februari 2024, pihaknyq membentuk Gugus Tugas Ketahanan Polri dan mencanangkan penanaman sejuta hektare jagung secara nasional.

Baca juga: Sikapi Kebijakan AS, PTPN I Reg 7 Tetap Fokus Peningkatan Produksi dan Mutu

"Hari ini merupakan siklus panen kedua atau kuartal kedua menuju kemandirian pangan, terutama untuk komoditas jagung,” katanya. Sigit menyebut pencapaian program sejuta hektare baru tercapai 344 ribu hektare dengan produksi sekira 2,54 juta ton.

Angka ini terus dipacu dengan berbagai strategi, baik luasan lahan, teknologi budi daya, dan pemilihan berbagai varietas unggul.

Baca juga: Apel PTPN I Reg.7, Tuhu Bangun Ingatkan Tantangan Global

PRESIDEN PRABOWO

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyatakan apresiasi yang tinggi kepada Polri yang mendukung Asta Cita. Kemandirian pangan adalah kunci dari harga diri dan kemandirian suatu bangsa. Dia menyebut, tidak ada bangsa yang merdeka sejati jika belum mampu swasembada.

"Oleh karena itu, kita kerahkan seluruh potensi untuk mencapai itu. Termasuk Polri, TNI, dan elemen lainnya," ujar Presiden Prabowo. Saat ini, katanya, tanda-tanda kemandirian itu sudah terlihat lewat stok pangan, terutama beras yang sudah lebih dari cukup di Bulog.

Selain itu, jika terjadi melimpahnya produksi komoditas pangan, petani harus tetap bisa menikmati hasilnya. “Negara akan hadir untuk mengamankan nasib petani agar tetap untung, meskipun panen raya dan stok melimpah," katanya.

Bulog akan menyerap hasil panen petani, seberapapun banyaknya. "Kita sedang bangun koperasi desa yang bisa menjadi penolong petani. Setiap desa akan punya drier atau unit pengering padi dan jagung, punya cold storage, dan fasilitas lain.

Tujuannya, petani dan atau nelayan tidak bisa dipermainkan harga jual produknya, kata dia.

Tentang Program Sejuta Hektare Jagung di Lampung, Wakapolda Lampung Ahmad Ramadhan menyatakan terus dipacu. Bekerja sama dengan berbagai instansi, terutama Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, BUMN, dan stakeholder lainnya, Polda Lampung memaksimalkan setiap potensi untuk mendukung program ini.

Mantan Karopenmas Mabes Polri ini menyebut, panen raya kali ini merupakan periode kedua yang dilakukan Polda Lampung. Ia mengaku dalam program ini banyak didukung oleh PTPN I Regional 7 yang memiliki lahan sangat luas dan belum dimanfaatkan untuk komoditas utama perusahaan.

“Seperti saat ini, kami melakukan panen raya di lahan milik PTPN I Regional 7 seluas 120 hektare. Selain itu, ada juga di lokasi lain yang secara keseluruhan berjumlah 36 ribu hektare dengan produksi sebanyak 220 ribu ton. Program ini masih berkelanjutan dan akan diperluas lagi,” ujarnya.

Ahmad Ramadhan menambahkan, selain mengoptimalkan produksi jagung dengan menambah luasan lahan, Polda Lampung juga sedang membangun gudang penyimpanan hasil panen dengan kapasitas seribu ton.

Ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan gudang dilaksanakan pada hari ini juga di Kecamatan Jatiagung, kawasan Kotabaru Lampung.

Sementara itu, Region Head PTPN I Regional 7 Tuhu Bangun menyatakan komitmennya dalam program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo dan Asta Cita.

PTPN I Regional 7 yang wilayah kerjanya di Lampung, Sumatera Selatan, dan Bengkulu masih memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung program ini.

Lahan-lahan tersebut, kata dia, adalah lahan yang sedang menunggu dimanfaatkan menjadi kebun produktif sesuai komoditas utamanya.

“Sejak awal kami sangat mendukung program ketahanan pangan ini. Kami bekerja sama dengan beberapa elemen, termasuk dengan Polda Lampung dan juga TNI untuk pemanfaatan lahan ini. Yang sudah massif memang untuk komoditas jagung bekerja sama dengan Polda. Untuk komoditas pangan lain, masih sporadis di beberapa tempat,” kata dia di lokasi acara.

Selain program ketahanan pangan, Tuhu Bangun juga menyebut PTPN I Regional 7 terus berkontribusi dalam berbagai program asta cita. (Rls/Prapthy)

 -