LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -----Hingga pekan kedua September 2025, ada terdapat 259 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung yang telah beroperasi, dari total 401 SPPG yang telah kantongi SK Badan Gizi Nasional (BGN) dan 36 SPPG di antaranya berada di Kota Bandarlampung.
Sebelumnya, hingga pertengahan Agustus lalu, Pemerintah Provinsi Lampung melalui (saat itu masih Plt) Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PDMT) Saipul Ok memutakhirkan info, dari total 278 SPPG atau tenar Dapur MBG se-Lampung yang diusulkan kepada pemerintah melalui BGN RI, telah disetujui.
Tercatat, 83 di antaranya telah beroperasi, sisanya tengah masa persiapan. Adapun di 2025 ini, Pemprov mengusulkan 49 SPPG baru yang akan disurvei kelayakan oleh BGN, Kemendagri dan Kementerian PU.
Di Lampung ujar Saipul, alumnus FISIP Unila 1990, mantan Sekda Way Kanan, kini cum Sekretaris Umum KONI Lampung 2025–2029 ini; kelak bakal ada 2 juta rakyat Lampung terverifikasi sasaran target program MBG latar balita, anak usia sekolah negeri swasta, santri ponpes, anak stunting, ibu hamil dan menyusui.
Secara nasional, mekanisme pelaksanaan program MBG tahun 2025 dihelat di 5.000 SPPG dalam dua bentuk: BGN bangun 1.542 unit SPPG, BGN bangun 3.458 unit bekerja sama dengan lembaga negara atau pihak ketiga.
Mekanisme program, menggunakan skema Bantuan Pemerintah (Banper) dengan target penerima manfaat sebanyak 15 juta sampai 16,5 juta jiwa untuk tahun ini.
Sebagai bentuk transparansi informasi ke publik, berdasarkan data per 14 Septemper 2025 pukul 10.00 WIB, ada 7.941 SPPG telah operasional dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote. (Muzzamil)
