HELOINDONESIA.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi berharap jumlah penerima pelatihan literasi digital yang lebih tinggi pada tahun depan.
Kemenkominfo belum puas karena hanya menjangkau sekitar 22 juta masyarakat di seluruh Indonesia.
Ia berharap daerah pedesaan bisa megalami peningkatan dalam pelatihan tersebut.
Budi mengatakan program tersebut antara lain adalah digital literacy academy, digital talent scholarship, dan sejumlah program literasi digital lainnya.
Baca juga: Nunik dan Herman HN Pimpin Timses Amin di Lampung
“Itu (program literasi digital) terus tiap tahun meningkat, terutama daerah pedesaan ya, supaya kemajuan digital ini, selain infrastrukturnya yang maju, harus juga ada upskilling digital, terutama untuk manusianya,” kata Budi, Selasa (21/11/2023).
Meski Budi tidak mengatakan target angka yang ingin dicapai, tetapi dia berharap agar semakin banyak masyarakat yang diberi literasi digital.
Ia berpendapat bahwa yang terpenting saat ini adalah digitalisasi secara menyeluruh bagi masyarakat Indonesia.
Budi menjelaskan saat ini yang menjadi kendala dalam digitalisasi bukan hanya literasi digital, melainkan juga aspek lainnya seperti infrastruktur digital dan keamanan digital.
Baca juga: Sepakat! Israel dan Hamas akan Lakukan Gencatan Senjata Selama 4 Hari
Selain itu, Budi menyinggung masalah kecepatan internet di Indonesia menjadi penghambat transformasi digital.
“Kalau tidak bisa tingkatkan kecepatan internet, jangan harap akan melalui transformasi digital dengan baik,” tutur Budi.
