HELOINDONESIA.COM - Massa buruh sudah bergerak untuk menyambut Hari Buruh Sedunia atau May Day. Ya, Hari ini seluruh dunia memperingati Hari Buruh. Buruh sudah turun ke jalan. Tapi ada anggota dewan, pagi-pagi mengingatkan kemungkinan ada pihak menunggangi.
Buruh dari sejumlah elemen sudah mulai arak-arakan di jalan Protokol Ibu Kota Jakarta, seperti di Jalan MH Thamrin, menuju kawasan Patung Kuda, dan rencananya juga ke Gedung MK (Mahkamah Konstitusi).
Mereka masih berjalan, dan mobil orasi di tengah-tengah mereka. Orator masih menata barisan, meneriakkan kepada massa untuk terus bergabung. Mereka belum berorasi untuk meneriakkan tuntutan buruh dalam peringatan Hari Buruh atau May Day hari ini, Senin 1 Mei 2023.
Sementara itu, Kalangan DPR juga sudah bersuara terkait peringatan Hari Buruh tahun ini. Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menghormati tuntutan yang disampaikan buruh pada momen peringatan May Day 2023.
Dia mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) sudah menjadi ritual tahunan bagi kaum pekerja untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah kepada pemerintah.
Rahmad Handoyo mempersilakan hal tersebut sebagai hak demokrasi rakyat namun dengan catatan, aksi buruh besok mesti berjalan secara tertib.
“Kita sering mendengar para teman-teman pengurus konfederasi (buruh) memperjuangkan isu-isu kekinian, saya kira suatu hal yang masuk akal dan enggak masalah sehingga ketika isu apapun isu yang menyangkut soal pekerja ya ketika mereka menyuarakan dan memperjuangkannya sesuai dengan keinginan mereka,” kata Rahmad, Minggu (30/4/2023).
Rahmad Handoyo sebagai anggota Dewan mengingatkan agar peserta aksi hari buruh mewaspadai kemungkinan bakal ada pihak mengunggangi secara politik. Terlebih kini jelang Pemilu 2024 yang rawan dengan kepentingan politis demi mendapat kekuasaan dan menarik simpati rakyat.
“Mudah-mudahan besok berjalan dengan tertib, menjelang Pemilu ya semua bisa potensi, ada pihak menunggangi itu pasti ada. Sehingga, jangan sampai ada para pihak yang mengotori (agenda) para buruh. Sehingga, buruh juga harus mewaspadai secara saksama,” ucap Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, pada Hari Buruh atau May Day kali ini pihaknya akan mengerahkan 50 ribu buruh untuk menggelar aksi unjuk rasa di DKI Jakarta, Senin 1 Mei 2023. (*)
(A Winoto)
